Eksibisi Arsitektur Dua Masjid Suci di Mekkah

gambar pintu kabah

Pemerintah Saudi mengadakan eksibisi arsitektur dua Masjid suci di Mekkah. Mereka membiarkan orang melihat keindahan dua Masjid suci ini. Kita tau bahwa baik Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, memiliki sejarah panjang bagi Umat Muslim dunia.

Kita tau keduanya dibangun bukan sembarangan. Kedua Masjid tersebut memilik arsitektur yang indah. Dari arsitektur, ornamen, dan benda- benda di sana. Mereka yang telah diperbaiki dan diganti dengan yang baru.

Tujuannya adalah menjaga keaslian bangunan dua Masjid. Benda ini walaupun sudah digantikan replika. Tidak akan dibuang dan disimpan untuk pelajaran sejarah. Untuk menunjukan keindahan keagungan budaya Islam itu sendiri.

Mereka yang dieksibisi merupakan penting bagi kita. Mereka disimpan oleh pihak otoritas Saudi Arabia. Beberapa berumur berabad- abad sisanya berumur dekade. Sekarang mereka ditunjukan ke khalayak umum.

Eksibisi Arsitektur Dua Masjid Suci

Baik Masjidil Haram dan Masjid Nabawai, keduanya memiliki perbedaan antara arsitektur, ornamen, dan benda bersejarah. Terletak di Museum nasional Riyadh disajikan cantik dan menawan. Acara eksibisi ini dimulai dengan minatur Masjidil Haram.

Biaya masuk gratis tanpa dipungut biaya apapun. Eksibisi dijalankan dalam tujuh sesi waktu berbeda. Yang pertama adalah minatur Masjidil Haram. Minatur ini bukan sembarangan karena canggih. Dari segi teknologi terbaru, orang bisa menggerakan sudut pandang Masjid melalui sentuhan jari.

Disesi berikutnya ada tempat penutup lama Maqam Ibrahim. Bersama itu, ada lambang bulan sabit, yang dipajang pada menara Masjidil Haram. Kemudian ditempat lain, ada tangga kayu yang sangat indah didesain dan diukir tangan.

tangga masjidil haram

Dibuat dari kayu bernama teakwood dan digunakan pada abad 19. Kemudia ada pintu dari Ka’bah yang indah. Banyak Jamaah akan datang dan berdiri lama disini. Mereka memandangi keindahan pintu tersebut. Kemudian disambung sebuah gambaran Ka’ba, yang cantik dan menawan siapapun.

Begitu realistik karena dipesan khusus bukan sembarangan. Menurut cerita itu merupakan pemberian dari raja terdahulu, Sultan bin Abdul Aziz. Ka’bah sendiri didalamnya memiliki tiang penyangga. Mereka menyangga bangunan, sala satu tiang tersebut dipamerkan di tempat ini.

Berikutnya sebuah Al Quran kuno bertuliskan tangan. Kemudian ada manuskrip Othmani yang juga dipamerkan.

sumur zazam lama

Sesudah melihat- lihat apa yang dipajang di sesi Masjidil Haram. Anda akan diarahkan menuju sesi Masjid Nabawi. Meskipun pintu Masjid berumur lebih muda dibanding pintu Ka’bah. Tetapi Jamaah yang datang tetap menikmati dan betah berlama- lama didepan pintu.

Kemudian ada sumur air zam- zam, katanya merupakan konstruksi awal sumur zam- zam sekarang. Dibuat dari bahan besi entah perunggu kokoh, disana ada tali, dan ember mengambil air. Semua asli bukan tiruan karena nampak sudah menghitam.

Kemudian ada kumpulan koin- koin kuno aneka jaman. Dimana ditemukan didalam sumur zam- zam, diambil dari berbagai macam jaman. Selain memberikan eksibisi arsitektur dua Masjid suci. Pihak museum juga memberikan penjelasan masing- masing barang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *