Pengertian Miqat Makani dan Miqat Zamami Haji

daftar tempat miqat haji

Apa pengertian Miqat dalam bahasa Arab berarti batas. Maksudnya menjadi tempat dimulainya ibadah Haji. Apabila sudah sampai di tempat tersebut. Anda akan memakai Ihram dan melakuka niat. Merupakan batasan tempat bagi Muslim memikirkan selain Haji.

Miqat menjadi bagian dari Haji dan Umroh. Secara harafiah berarti garis batasan atau demarkasi. Tempat dimana dari sanalah dimulai larangan dan perintah. Sesudah melewati batasan tersebut menjadi garis antara boleh dan tidak. Batasan dimana tanah suci dan tanah biasa seorang Jamaah Haji memulai.

Jamaah memakai pakaian Ihram. Merupakan batasan waktu dan tempat. Ada dua jenis Miqat perlu anda ketehaui dan perbedaanya. Batasan waktu atau Miqat Zamami, dan batasan tempat atau Miqat Makani. Nama Makani merujuk kepada tempat menunaikan niat.

Disini ada pembagian 5  arah datang menentukan tempat. Berdasarkan jurusan masing- masing jamaah Haji atau Umroh datang. Muslim yang tinggal di Mekkah ada di tempat tinggalnya. Untuk Umroh maka orang Mekkah mencari tempat tedekat seperti Taneim atau sampai Ja’ranah.

Tidak ada Miqat Jamami untuk Umroh. Untuk Haji maka Miqat Jamami dimulai dari 1 Syawal sampai 10 Zulhijah.

Apa Perbedaan Miqat Zamami dan Miqat Makani

1. Miqat Zamani

Berhubungan denga batasan waktu kapa ibadah Haji dimulai. Kapan atau tanggal berapa dan bulan berapa hitungan ibadah Haji dimulai. Seperti disebut oleh Allah di Al- Quran dalam surat Al- Baqarah ayat 189 dan 197. Ayat pertama yang menjelaskan kedudukan bulan sabit untuk ibadah Haji.

Ayat kedua menjelaskan waktu ibadah Haji beberapa bulan tertentu. Dari bulan Syawal, Dzulkaidah, dan Dzulhijah. Merupakan batasan waktu sah Haji dilakukan. Seperti firman Allah QS.2:197, yang artinya musim haji dilakukan beberapa bulan yang dimaklumi.

Waktu dihormati berdasarkan Al- Quran, adalah Zulkaidah, Zulhijah, Muharam dan Rajab. Firman Allah QS.2:194, yang artinya “Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati berlaku hukum Qishash.”

2. Miqat Makani

Miqat berdasarkan peta atau batasan geografis, tempat jamaah Haji mulai menggunakan Ihram untuk melintasi tanah suci dan melaksanakan niat ibadah Haji atau Umroh. Berikut tempat Miqat berdasarkan geografi negara- negara:

a. Dzulhulaifah

Tempatnya Miqat penduduk Madinah dan yang melewatinya. Jarak dari Kota Mekkah sekitar 450 Km sebelah utara Mekkah. Miqat paling jauh dari Mekkah, tempat ini bernama Wadil Aqiq dan nama masjidnya Masjid Syajarah. Berada di Selatan Kota Madinah, berjarak 13 km disunahkan melakukan Sholat disini.

b. Juhfah

Miqatnya penduduk Syam, Mesir, dan yang sejajar atau melewatinya. Sebuah perkambungan dekat Rabigh. Berjarak 185 km dari Kota Mekkah. Sekarang orang Ihram dari Rabigh yang terletak di Barat darinya.

c. Yalamlam

Miqat penduduk Yaman dan yang sejajar atau melewatinya. Sebuah lembah berjarak 54 km dari Kota Mekkah sebelah Selatan, sekarang bernama Sa’diyah. Mereka yang datang dari Timur seperti Indonesia, Malaysia atau negara Asian lain, tempatnya di Yalamlam ataupun Jeddah.

d. Qarnul- Manazil

Miqat penduduk Najd dan Tha’if atau yang sejajar dan melewatinya. Jarak ke Kota Mekkah 94 km sebelah timur Mekkah. Tempatnya berada lembah yang tinggi Wadi Mahram.

e. Zatu Irqin

Miqat yang terletak di sebelah Utara Mekkah. Tempat yang berjarak 94 km dari Mekkah, tempat Miqat bagi Jamaah dari Irak dan yang sejajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *