Fakta Gua Hira Tempat Pertama Diturunkannya Al Quran

sejarah gua hira

Jika anda bertanya tempat bersejarah Islam. Maka tidak ada yang lebih bersejarah dari ini. Fakta Gua Hira yang menjadi tempat pertama Al Quran diturunkan. Tempat dimana Rasulullah mendapatkan perintah pertamanya. Lantas fakta- fakta Gua Hira apa yang bisa kita teliti dari tempat bersejarah ini.

Sebelumnya kita harus tau dimanakan letak Gua Hira. Terletak dalam sebuah bukit bernama Jabal Nur atau Jabal Noor. Yang berarti cahaya merujuk kepada Wahyu pertama. Disini Nabi Muhammad SAW menerima Wahyu pertama kenabian.

Tinggi Jabal Nur 200 meter, dikelilingi sejumlah gunung, bukit dan jurang. Jika dilihat sekilah nampak tersembunyi jauh dari keramaian Mekkah. Dipuncak gunu sekitar 5 meteran, ada lubang kecil, inilah Gua Hira tempat Rasulullah menerima Wahyu pertamanya dari Allah, melalui Malaikat Jibril.

Letaknya tersembunyi diantara dua batu besar. Pintu masuknya sempit dan masuk dalam ke bawah. Panjang Gua Hira cuma 3 meter dan luas 1,5 meter. Tingginya cuma dua meter setara orang berdiri tegak. Kalau diukur dengan Sholat, hanya menampung dua orang melakukan Sholat Jamaah.

Fakta Gua Hira Sejarah Terpenting Umat Islam

Untuk yang mau datang ke Gua Hira, medanya sulit karena terjal dan tanpa tangga. Jadi anda harus bersiap mendaki selama kurang lebih satu jam. Jalan berundak hanya tiga perempat jalan, sisanya batu- batu terjal tidak beraturan seperti bukit berbatu pada umumnya.

Hanya ketika hampir sampai ke puncak lebih ringan. Semua karena perasaan senang bisa mengikuti jejak- jejak Rasulullah tercinta. Tiba di pintu gua akan ada tulisan merah Ghor Hira. Kemudian ada tulisan Surah Al Alaq berwarna hijau.

Gua terletak persis dibawah tulisan tersebut. Disinilah tempat Wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wa Sallam. Tepatnya Ayat 1 sampai 5, pada Senin 17 Ramadhan, atau 6 Agustus 615 M menurut Ibnu Sa’ad dalam Kitab Al Thabaqat Al Kubra.

“Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS Al-Alaq: 1-5).

Sejarah Pengangkatan Nabi Muhammad Menjadi Rasulullah di Gua Hira

Untuk memperjelas kembali sejarah Gua Hira. Ada baiknya kita membaca fakta- fakta Gua Hira berikut, yang kami ambil dari be.rbagai sumber:

  1. Gua Hira mlerupakan tempat pertama kali Al Quran diturunkan. Tepatnya ketika bulan Ramadhan, pada malam Laillatul Qadar.
  2. Nabi Muhammad SAW awalnya diberitahu melalui mimpi yang menjadi nyata. Beliau tidak hanya bermimpi sekali tapi berkali- kali. Hingga keyakinan untuk datang ke Gua Hira semakin kuat.
  3. Di dalam Gua Hira Rasulullah melakukan isolasi diri. Tingga beberapa hari dan dengan persiapan. Beliau tidak pulang ke rumah maka istrinya membawakan perbekalan.
  4. Khadijah bint Khuwaylid RA, yang sangat mendukung dan memberikan semua k tidaebutuh Nabi. Di Gua Hira, Nabi Muhammad SAW mencari jawaban atas mimpi yang begitu nyata.
  5. Satu malam, ketika Sholat Tahajjud, Beliau didatangi Malaikat Jibril berwujud manusia. Sosok itu lantas meminta Nabi Muhammah “Bacalah”. Nabi Muhammad menjawab “Saya tidak bisa membaca”
  6. Tiga kali percakapan itu diulang. Rasulullah tetap menjawab “tidak bisa membaca”, dan telah sampai dibatas kekuatannya untuk menjawab, dan Malaikat pun berhenti bertanya dan turunlah Surah Al Alaq.
  7. Dan ketika kalimat- kalimat pertama Al Quran diperdengarkan. Pada saat itulah pula Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul.
  8. Ketika Nabi Muhammad keluar dari gua dan berjalan setengah jalan. Terdengar suara berkata padanya “O Muhammad, kamu adalah pembawa pesan Allah; dan aku adalah Jibril.”
  9. Rasulullah berjalan dan disetiap horizon Beliau melihat, nampak dari kejauhan wujud Malaikat Jibril, baik dari ujung timur, selatan, maupun barat.
  10. Ketika Malaikat Jibril meninggalkan Nabi, ada perasaan ketakutan dan detak jantung Beliau berdetak sangat keras, dan sampailah Beliau di rumah Khadijah RA
  11. Nabi Muhammad meminta selimut kepada Istrinya. Khadijah menyelimuti Rasulullah dan menenangkan hati Beliau

Perjalanan Haji dan Umroh bukan sekedar perjalanan ritual, tetapi bagaimana kita mengenal lebih dekat dengan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Disinilah tempat dimana agam Islam bermula dan tempat dimana turunnya Al Quran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *