Rejeki Semakin Banyak Karena Menaikan Umroh Ibu

doa penarik rejeki

Prinsipnya jika kita melakukan kebaikan akan diganti kebaikan. Kebaikan diganti kebaikan dan rejeki lebih banyak. Apalagi jika anda melakukan kebaikan kepada Ibu sendiri. Inilah kisah rejeki semakin banyak karena menaikan Umroh ibu.

Alkisah seorang pria bernama Aji, pengusaha properti yang tengah menawarkan properti. Dialah Bayu yang berminat membeli properti tersebut. Tapi Bayu meminta untuk dimudahkan pembeliannya. Mereka adalah dua sahabat karib bukan orang lain.

Dari obrolan ringan mereka berbincang masa sekolah. Pembicaraan ringan kemudian mengarah ke urusan bisnis. Niat Aji menawarkan properti ditanggapi serius oleh Bayu. Sayangnya dia sedang tidak memegang uang sebanyak itu.

Dia bercerita tentang keadaan keluarganya dulu. Bayu bercerita tentang sang ibu yang ingin berangkat Umroh. Apakah dia harus membeli properti atau mengumrohkan ibunya. Sebagai Umat Islam yang baik, Aji mendorong Bayu agar memilih mengumrohkan orang tuanya dahulu.

Rejeki Semakin Banyak Karena Orang Tua

Pengusaha Muslim Aji memintanya fokus permintaan ibunya. Jalankan perdagangan harus sesuai Syariat Islam. Maka Ibu merupakan kewajiban untuk didahulukan. Allah sudah menentukan rejeki masing- masing, mungkin uang ini diniatkan untuk melakukan perdagangan.

Mungkin Ibu Bayu akan mendapatkan rejeki lainnya. Namun pengorbanan Bayu menambah nilai dimata Allah. Dia mengorbankan bisnis demi keinginan orang tua. Allah akan memberikan rejeki sesuai diusahakan manusia.

Semakin berusaha maka kita akan mendapatkan rejeki. Tetapi Allah juga sudah berjanji akan melipatkan itu. Terutama bagi mereka yang mau beramal dari rejeki Nya. Aji tidak ngotot untuk menjalankan bisnis dengan Bayu.

Dia memberikan kesempatan untuk memakai uang dulu. Aji mengikhlaskan rejeki yang mungkin diterima. Begitu pula Bayu ikhlas melepaskan rejekinya untuk berbisnis. Hingga, beberapa hari kemudian, Aji mendapatkan telephon dari Bayu masalah bisnis kembali.

Dia mengatakan untuk melanjutkan bisnis itu. Bayu mau membeli rumah setelah mengumrohkan ibunya. Ternyata beberapa hari selepas Bayu memutuskan. Setelah mendaftarkan ibunya berangkat Umroh, beberapa hari kemudian, ada orang memesan dari dia.

Dia membeli pupuk, bibit, dan pestisida dalam jumlah banyak. Bayu memang seorang pengusaha dibidang agraria. Selain itu dia juga mendapatkan undian senilai 1 unit motor. Bayu akhirnya bisa membeli rumah, memberangkatkan Umroh, dan bonus satu buah motor.

Rejeki Berkat Beramal Karena Allah

Mengikhlaskan rejeki untuk membahagiakan orang tua. Ternyata membuka rejeki lain ketika sudah terlaksana. Sunggu Allah Maha Kaya, Dia memberikan kepada siapapun berjuang di jalan -Nya. Bahkan memberikan hadiah tambahan berupa undian sepeda motor.

Kenapa orang baik rejekinya akan lancar. Berikut poin fakta bisa kamu pelajari tentang rejeki. Bagaimana Allah mengganti rejeki mereka yang beramal Sholeh.

Mengutamakan Ibadah dan Orang tua

Mengutamakan orang tua terutama ibu saja sudah sangat benar. Dalam Islam sosok ibu merupakan kunci krusial kita. Tiada amalan berguna jika anda masih menyakiti ibu anda. Apa yang membahagiakan ibu merupakan Ibadah juga.

Alih- alih menggunakan uang untuk membeli properti. Daripada memikirkan untung dari perdagangan itu. Bayu memilih mendahulukan orang tuanya, apalagi ini ibu. Walaupun sempat ragu tanpa adanya Iman di hati. Tentu tidak akan tergerak hati Bayu mengutamakan Umroh sang ibu dulu.

Toh, rejeki untuk berangkat Umroh pasti akan ada. Tetapi kapan dan bagaimana akan membutuhkan waktu. Prioritaskan ibu dibanding nafsu pribadi merupakan benar. Allah Maha Tau bahwa niat baik tersebut Ikhlas tanpa harapan muluk.

Diganti lebih banyak melalui cara diluar dugaan. Siapa sangka bisa mendapatkan pesanan besar. Sudah itu mendapatkan hadiah sepeda motor.

2. Islam Pengorbanan Diri

Mengorbankan nafsu demi mendapatkan Ridho Allah. Inilah konsepsi Islam bahwa kita mengorbankan diri. Bagaimana menaruh Iman diatas keinginan dunia. Allah pasti akan mengganti rejeki anda keluarga. Pengerbonan ini tertulis dalam Al Quran:

Dan (ingatlah juga), tatkala Rabb mu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

Tidak akan menyangka akan ada pembeli besar. Tidak biasanya ada orang memesan perlengkapan pertanian. Jumlahnya sangat banyak hingga setara uang Umroh ibu. Ketika mendapatkan rejeki banyak Bayu bersyukur, dan ditambahlah nikmat oleh Allah.

Dia mendapatkan rejeki sepeda motor hadiah. Bayu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun. Apalagi jika nanti dia sudah membeli rumah dari Aji. Mungkin Allah akan menambah rejekinya berlipat kembali. Karena apa, itu semua karena Bayu tidak pernah menyesali, Ikhlas, dan berpikir positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *