Tips Kejahatan Ketika Ibadah Haji Berikut Diwaspadai

kriminalitas haji

Ucapan bahwa kejahatan terjadi dimana saja. Terbukti bahwa kejahatan ketika Ibadah Haji bisa terjadi. Diambil dari berita lokal dan informasi jurnalistik, dilaporkan oleh koran harian Arabic, bahwa kejahatan bisa terjadi bahkan ketika berada di Ibadah suci Haji.

Terutama kata mereka terjadi ketika ibadah tengah berhenti. Kesempatan aktif bagi pencopet untuk mengambil kesempatan. Pencuri mengambil kesempatan ketika ibadah. Mereka fokus mencari tempat- tempat sepi dan sunyi.

Ketika Jamaah Haji selesai melaksanakan ibadah utama. Mereka akan mengepaki barang bawaan, akan kembali ke negara asal pastilah keamanan berkurang. Jika ketika ibadah Haji keamanan sangat ketat. Maka kemananan Saudi akan kembali ke kantor masing- masing di Mekkah, Jeddah, atau kota lainnya.

Keamanan Ibadah Haji Kurang

Pencopet juga bekerja diantara Arafat dan Muzdalifah juga. Mereka fokus tempat- tempat umum untuk mencuri. Kejahatan ketika Ibadah Haji memangang ada. Di Arafat dan Muzdalifah, mereka menarget toilet umum, pusat listrik, dan tempat umum lain.

Mohammed Ali, seorang Jamaah Pakistan mengaku kepada situs Lifesaudiarabia, mengatakan para pencuri menyamar menjadi Jamaah Haji. Mereka seolah mau melakukan ibadah dan sedang manata diri. Terutama ketika ibadah Haji berakhir, mereka bersemangat merencanakan pencurian di tempat umum.

Ada yang mengatakan bahwa ketika ibadah Haji berjalan ada. Tetapi juga mengatakan kejahatan terjadi setelah Ibadah Haji. Tetapi menurut artikel ini dikatakan beberapa kali penjaga gagal. Mereka tidak berhasil menangani beberapa kasus pencurian bahkan di Kota Suci Mekkah.

Manusiawi karena mereka mengurusi ratusan juta Jamaah. Kenapa memilih Muzdalifah, karena disana Jamaah terkonsentrasi dan terburu- buru baik keluar maupun masuk. Lebih mudah karena pihak keamanan lebih fokus menjaga di Masjidil Haram sebagai puncak Haji.

Adapula perampokan terjadi ketika malam hari, di tempat sepi, gelap dan tanpa pejalan. Jadi pastikan anda tidak mendekati tempat- tempat seperti ini. Untuk tempat- tempat dilakukannya Mina. Menurut artikel tidak ada kasus pencurian perlu dikhawatirkan ketika di Mina.

Pintu toilet dianggap penyebab rawan pencurian ketika ibadah Haji. Banyak pertanyaan tempat umum seperti ini kenapa lemah keamanan. Banyak toilet memiliki pintu dengan keamanan renda. Bahkan banyak toilet pintunya terkunci ketika Haji.

Toilet terkadang juga gelap. Beberapa tempat umum tidak dialiri listrik. Padahal katanya sudah ada perbaikan dan pengelolalaan. Pihak keamanan Mekkah menyadari hal tersebut. Mengatakan bahwa kordinasi perbaikan dan keamanan digerakan disekitar Kota Suci berkala.

Sayangnya, tidak seperti keamanan di Kota Suci Mekkah, keamanan ditempat lain tidak begitu ketat. Inilah kenapa pencurian terjadi baik di Arafah atau Musdalifah. Ada baiknya anda berhati- hati ketika berada di kedua tempat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *