Kisah Tiga Doa Rasulullah Sejarah Masjid Ijabah

kisah doa rasulullah

Menjalankan Umroh selain beribadah juga berwisata. Maka wisata ke Masjid Ijabah terletak di Madinah. Sebuah kisah tiga doa Rasulullah yang terkabul, dan tertolak. Letak tempat ini sekitar 400 meter dari sisi timur Masjid Nabawi.

Apakah ada doa Nabi Muhammad tidak terkabul. Inilah kisah tiga doa Rasulullah di Masjid Ijabah. Yang dulu bernama Masjid Bani Mu’awiyah. Alkisah disini Rasulullah berlama- lama Sholat dan memanjatkan doa.

Ini merupakan saksi kecintaan Rasulullah terhadap Umat Islam. Menurut Hadist Sahih Amir bin Sa’adri, menuturkan dari sang ayah, bahwasanya Rasulullah datang ke Al Aliyah melalui Masjid bani Mu’awiyah. Disana Beliau melakukan Sholat doa rakaat dan berdoa.

Doa Beliau sangatlah lama karena khusus diminta. Dalam riwayat tersebut bahwa Nabi Muhammad mengutarakan tiga doa: Pertama bahwa supaya Umat Islam tidak dimusnahkan dengan paceklik. Kedua Umat Islam tidak ditenggelamkan.

Doa Nabi Muhammad Tidak Terkabulkan

Dua doa tersebut langsung dikabulkan Allah SWT. Namun, untuk doa ketiga berbeda, dalam doa ketiga Rasulullah meminta: Harapan bahwa Umat Islam tidak bermusuhan diantara mereka. Doa ketiga bahwasanya harapan tidak ada pertengkaran sesama Umat Islam.

kisah doa rasulullah tidak terkabul

Rasulullah berkata, “Aku meminta tiga hal untuk dikabulkan Rabb-Ku. Tetapi, Cuma dua do’a yang Allah kabulkan, dan satu permohonan tidak diperkenankan oleh Nya. Pertama Aku meminta supaya umatku tidak dilenyapkan dengan paceklik. PermintaanKu dikabulkan oleh Allah SWT. Kedua Aku memohon supaya umatku tidak ditenggelamkan. Permohonanku juga dikabulkan. Dan Ketiga Aku mengharap supaya permusuhan umatku tidak terjadi antar sesama mereka, namun permintaanKu yang ini tidak dikabulkan.”

Tempat berdirinya Masjid Ijabah diperkuat dengan Hadist Abdullah bin Jabar. Dimana Abdullah bin Umar datanga kepada Bani Muawiyah. Beliau berkata “‘Apakah kalian tahu di mana dulu Rasulullah SAW shalat di masjid kalian ini?” Aku menjawab, “Ya. Lalu aku menunjuk ke satu arah.”

Beliau lantas bertanya tentang tiga doa tersebut. Dia kemudian menjelaskan tentang tiga doa tersebut. Ibnu Umar lantas berkata, bahwa sampai kiamata Umat Islam akan saling bertikai. Fitnah, peperangan, dan pemberontakan akan terus terjadi diantara Umat.

Kenapa Nabi Muhammad berdoa seperti cerita diatas. Beliau menginginkan agar Umat Islam tidak diungguli musuh. Supaya kita tidak dilenyapkan lewat paceklik oleh orang Kafir. Sayangnya, terlindung dari kejahatan orang Kafir, Umat Islam dipastikan akan saling memusuhi kaumnya sendiri.

Layaknya Masjid lain di Saudi, Pemerintah sudah sudah beberapa kali merenovasi bangunan. Yang terakhir dilakukan oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz 1418H/1977 Masehi. Luas bangunan mencapai 1.000 meter persegi. Ukuran 100 meter persegi atau 10×10 dikhususkan bagi Jamaah wanita Sholat.

Kubah setinggi 11,7 meter, diameter 9,5 meter, dan mempunyai menara setinggi 33,75 meter. Dibanding Masjid lain di Madinah tidak begitu besar. Terletak di pinggir Jalan As Sittin, distrik Bani Muawiyah, tidak terlihat jelas karena bersanding bangunan biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *