Macam- Macam Vaksin Haji Jamaah Haji Indonesia

macam vaksin haji

Apa saja vaksin Haji dibutuhkan oleh Jamaah Haji. Dalam sebuah artikel ada 8 macam vaksin dibutuhkan. Ke delapan ini dianggap penting sebelum keberangkatan Jamaah. Selain vaksin meningitis untuk Jamaah Haji, adapula vaksin polio yang mungkin sudah anda lakukan.

Ibadah besar yang diikuti miliaran juta orang bersama. Tidak terbayangkan penyakit apa saja bisa terjadi. Kita mungkin sudah berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tetapi ingat keluarga menunggu di rumah.

Ratusan juta orang melakukan ibadah besar Haji. Banyak orang datang dan semua berasal dari negera berbeda. Atmosfir ibadah mungkin membuat kita lupa. Bahwa setiap Jamaah mungkin membawa penyakit sadar atau tidak.

Tubuh yang lelah membuat virus menguat dan menyebar antar Jamaah. Datangnya penyakit juga berupa kasus viral ataupun infeksi menular. Seperti dulu cerita tantang virus tidak terduga, seperti ebola ataupun zika.

Kedua penyakit menular tersebut sempat viral mengaggetkan. Ataupun virus mers yang umum terdengar ketika ibadah Haji atau Umroh.

Pemerintah Saudi sangat memperhatikan masalah vaksin. Ini tidak menyakut anda saja, tetapi keamanan nasional sebuah negara. Tujuh vaksin Haji ini biasa terdengar menganggu Jamaah. Aturan tentang vaksin Haji sudah diwajibkan oleh Pemerintah Saudi.

Vaksin Haji Gratis

Menurut artikel sumber bahwa pemerintah rela menggeratiskan. Harga vaksin Haji sendiri bisa mencapai 300 atau 500 real. Tetapi dengan kewajiban Pemerintah Saudi. Vaksin digratiskan bagi Jamaah Haji yang akan masuk ke Saudi Arabia untuk berhaji

1. Penyakit kuning

Banyak negara yang memiliki resiko penyakit ini. Para Jamaah harus memiliki sertifikat bebas penyakit ini. Juga Jamaah harus melampirkan dokumen telah divaksi. Aturan ini sudah diatur oleh badan kesehatan dunia sejak 2005.

Sertifikat seumur hidup dimulai 11 hari selepas vaksinasi. Khusus bagi negara tempat penyakit ini sangat diwajibkan. Jamaah Haji dari negar tersebut harus mendapatkan sertfikasi vaksin Haji ini. Vaksinasi sudah distandarisasi oleh World Health Organization.

2. Vaksin menengitis

Ini yang wajib dilakukan oleh Jamaah Haji. Terutama dari negar Indonesia harus divaksin meningitis. Vaksinisasi dilakukan untuk jamaah lokal Saudi maupun dari negara lain.

3. Polio

Beberapa negara masih terdapat penyakit polio. Untuk Indonesia sendiri sudah disebut bebas polio. Untuk negara Afganistan, Pakistan dan Nigeria masih ada. Semua Jamaah Haji wajib memiliki sertifikat vaksin bebas polio. Kewajiban dari berbagai grup umur maupun asal negara untuk divaksin.

Vaksin Haji polio bisa berupa tes oral atau vaksin tak aktif. Vaksinasi bisa yang berupa seminggu sebelum keberangkatan. Atau vaksin lama yang sudah setahun dijalankan.

Banyak negara masih melawan penyakit polio. Ada Nigeria, Myanmar, Madagascar, Iraq, Kenya, Kongo, dan lain- lain. Jadi apakah anda sudah divaksin polio sebelum berangkat Haji.

4. Flu musiman

Tidak harus melakukan vaksinisasi untuk penyakit flu musiman. Tetapi cuaca yang berubah drastis di Saudi mungkin perlu diingat. Bawalah obat- obatan termasuk obat flu, karena cuaca di Saudi bisa sangat dingin drastis dibanding panasnya.

Bagi mereka yang punya penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, ataupun sakit paru mungkin terkana virus . Bisa sangat rawan terkena penyakit menular tersebut diatas. Selain empat diatas, vaksin Haji lain meliputi Mers, Zika virus, Dengue atau demam berdarah, ataupun penyakit Korela.

Untuk beberapa penyakit Pemerintah Saudi dianggap ahli. Seperti Kolera, sudah terjamin keamanan oleh badan kesehatan disana. Vaksinisasi juga dapat dilakukan oleh pihak berwenang Haji. Tetapi inisiatif setiap negara dan Jamaah sendiri dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *