Apa Pengertian Tahallul Berikut Penjelasan Singkat

Apa pengertian Tahallul maka ditinjau beberapa hal. Secara bahasa Tahallul berarti “menjadi halal” atau “diperbolehkan”. Menurut pengertian Manasik Haji, arti Tahallul keadaan seseroang yang dihalalkan atau diperbolehkan.

Tahallul merupakan pertanda bahwa terlepas kita dari Ihram. Sebelum masuk lebih mendalam tentang Tahallul. Maka apakah hikmah Ihram kenapa kita dilarang melakukan sesuatu. Dalam artikel sebelumnya bahwa memakai Ihram berarti membatasi.

Memakaih baju Ihram berarti sudah terlepas dari duniawi. Anda juga disyaratkan mengikuti beberapa larangan. Padahal jika dilihat dari segi normatif hal tersebut biasanya halal. Cuma disini, di Mekkah atau Kota Haram, hal tersebut dibatasi sebagai perwujudan kita mensucikan dan berserah diri.

Tahallu sendiri dalam ibadah Haji dan Umroh. Lantas apakah perbedaan Tahallul pada keduanya. Apakah Tahallul Ibadah Haji dan Umroh berbeda.

Macam Tahallu dan Rukunnya

Tahallul Ibadah Umroh berarti dilakukan ketika menjalankan ibadah ini. Sama halnya dengan Tahallul Ibadah Haji, ritual berikut dilakukan untuk menutup rangkain Ibadah Umroh. Jika sudah dilakukan maka Ihram Umroh telah selesai.

Tahallul Ibadah Haji berarti dilakukan ketika berhaji. Bedanya ada dua tingkatan dalam prosesi berikut. Yakni pertama beberapa larangan sudah tidak berlaku. Berarti Jamaah masih terikat larangan tertentu dan masih memakai Ihram.

Tahallul awal masih dilarang berhubungan, bermesraan, menikah, ataupun menikahkan orang. Tahallul Tsani, atau tingkatan kedua, ini berarti anda sudah melakukan tahap awal dan lepaslah semua larangan. Tanpa terkecuali Jamaah Haji terbebas dari Ihram beserta larangannya.

Kapankan Tahallul dilakukan ketika beribadah. Itu dilakukan setelah melakukan Ibadah Sa’i. Baik Ibadah Haji dan Umroh melakukan potong rambut. Untuk laki- laki diutamakan dicukur habis atau gundul. Namun boleh juga memotong sedikit, atau tepatnya tiga helai rambut manapun posisinya.

Bagi perempuan satu cara, mengumpulkan rambut dari seluruh kepala dan dipotong satu ruas jari. Perlu diperhatikan kita hanya memotong rambut kepala. Bagi laki- laki memang afdolnya digundul. Boleh meminta dipotongkan orang lain tetapi harus Muhrim bagi perempuan.

Cara memotong ideal ialah meminta bantuan ketua regu. Dimana anda, laki- laki dipotong dahulu kemudian anda memotong muhrim istri. Walaupun botak tetap dipotong rambut meskipun isyarat. Caranya anda menggerakan gunting seolah menggunting rambut nyata.

Bagi Jamaah Ibadah Umroh begitu Tahallul maka selesai. Anda tidak lagi menjalankan rangkain Ibadah kembali. Tiga hal syarat menjalankan Tahallul Ibadah Haji. Anda sudah melakukan Jumrah Aqobah dan Kubra di Mina, Thawaf Ifadah, dan barulah memotong rambut dimana saja.

Ketiganya bertanda bahwa sudah Tahallul awal. Beberapa larang sudah diangkat dari anda sebagian. Tata cara Tahallul awal: Pertama setelah menjalankan Jumrah Aqobah ditambah Thawaf Ifadah. Anda bisa mengakhiri dari Aqobah baru potong rambut, atau Thawaf Ifadah baru potong rambut.

Begitu Tahallul awal selesai anda bisa mandi, memakai sabun, minyak wangi, dan boleh memakai pakain bebas. Dari Tahallul Tsani maka tinggal menjalankan sisa Ibadah. Anda bisa melakukan Mabit di Mina, Jumrah Ula, Wusthu, dan Aqobah di hari Tasyriq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *