Bagaimana Cara Membuat Visa Umrah WNI Lengkap

contoh visa umroh

Ingin pergi tetapi bingung bagaimana membuat visa Umrah. Pertama, anda menentukan layanan travel terpercaya, barulah anda mengurus dokumen. Ini merupakan ibadah paling mudah, dibanding harus menunggu lama untuk ber Haji.

Umroh tidak memiliki batasan waktu, bisa dilakukan segera, maka sudah saatnya anda memiliki visa sendiri.

Visa Umrah merupakan dokumen resmi pemerintah Saudi. Berbeda dengan visa biasa, visa Umroh digunakan untuk Umat Muslim melakukan ibadah Haji. Dokumen tersebut sudah mencakup semua kebutuhan ibadah Umroh di sana.

Visa Umrah sendiri dikeluarkan pihak Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) melalui agensi travel terpercaya dan amanah. Pastikan memperhatikan aspek legalitas agensi travel anda. Jangan terjebak dengan harga murah semata.

Agar ibadah tidak batal dan sah. Pastikan anda mengetahu rangkaian cara pengajuan Visa. Ingat visa Umrah bukan visa wisata. Jadi ketika pergi ke sana, pastikan anda menyiapkan kebutuhan beribadah, bukan membawa banyak uang.

Memiliki harapan menjalankan ibadah Umroh memang bagus. Ini adalah sekali lagi merupakan perjalanan spiritual buka cuma berlibur. Maka perhatikan bahwa ini bukan tempat membeli banyak oleh- oleh.

Cobalah memperingan bawaan anda. Jadilah backpacker membawa barang secukupnya tetapi tanpa mengurangi makna.

Syarat pembuatan visa Umroh

  • Memiliki passport asli

Paling tidak anda harus memiliki paspor aktif enam bulan. Pastikan paspor aktif enam bulan sebelum anda menjalankan ibadah. Paspor menggunakan nama minimal tiga kata. Jika nama anda pendek, anda bisa menggunakan nama orang tua untuk menambah kolom.

Anda bisa merubah nama paspor anda. Perlu dipahami paspor merupakan syarat utama meminta visa Umroh. Jadi ada baiknya anda mengikuti ini. Berikut cara merubah nama di paspor milik anda:

  1. Paspor asli masih berlaku dan foto copy satu lembar. Foto copy paspor meliputi muka dengan foto, kemudian bagian belakang yang ada alamatnya, di foto copy bolak- balik. Dua lembar foto copy diatas dua lembar kertas A4 atau tidak dipotong
  2. Kemudian foto copy KTP sama di kertas A4 utuh tanpa dipotong
  3. Mintalah surat rekomendasi travel anda. Lampirkan rekomendasi bahwa anda adalah jamaah travel tersebut. Pastikan anda sudah memiliki tanggal tetap anda berangkat ibadah
  4. Isilah surat permohonan penambahan nama atau perubahan nama beserta materai
  • Akta lahir asli

Ini dokumen banyak dipakai di berbagai keperluan. Pastikan anda memiliki akta lahir untuk mengajukan visa Umroh untuk usia dibawah 17 tahun. Jika tidak ada maka mintalah ke pihak berwenang.

  • Surat keterangan Mahram

Ingat bahwa pemerintah Saudi sangat ketat. Terutama mengenai mahram. Khusus jamaah wanita dibawah umur 40 tahun. Maka anda harus menyediakan surat keterangan, atau anda bisa ditemani mahram (suami) atau saudara dekat yang mahram

  • Sertifikat vaksin
  • Tiket pesawat PP Jakarta- Jeddah
  • Pas foto baru

Sediakan pas foto baru berwarna ukuran 4×6 sejumlah enam lembar dengan latar putih dan tampak wajah 80%

  • Memiliki info kontak

Serahkan nomor orang yang bertanggung jawab selama di Arab Saudi. Tanyakan ini kepada pihak travel sebagai penanggung jawab anda selama beribadah

Pihak travel agensi yang akan menyerahkan semua dokumen ke provider sebelum ke Muassasah. Muassasah adalah pihak yang berwenang penyelenggara yang ditunjuk langsung Kementrian Haji Saudi Arabia.

Anda akan mendapatkan voucer konfirmasi KBSA, pihak provider akan mengirim paspor dan tiket pesawat PP ke KBSA untuk distempel visa. Jika proses pembuatan visa oleh KBSA selesai. Anda akan mendapatkan visa Umroh dari agen travel pilihan anda.

Untuk mengurus visa ini anda akan mengeluarkan dana sekitar Rp.1,75 juta. Biaya bisa lebih mahal tergantung provider dan Muassasah sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *