Wisata Peninggalan Nabi Saleh Situs Arkeologi Dunia

kaum tsamud

Jika anda melakukan Ibadah Umroh atau Haji Plus. Baiknya menyempatkan diri melakukan wisata peninggalan Nabi. Baik mengunjungi makam Rasulullah di Madinah atau bukit Tsur. Ataupun mengunjungi masjid- masjid bersejarah, baik peninggalan Nabi Muhammad ataupun Nabi lain.

Salah satu wisata peninggalan Nabi di Madinah. Adalah Mada’in Saleh situs arkeologi terbesar di dunia. Wisata peninggalan Nabi Saleh. Disini merupakan pusat peradaban Kaum Tsamud, kaum setelah Kaum ‘Ad dari Zaman Nabi Nuh AS.

Mada’in Saleh adalah gurun dan kota terletak di Al- Ula, distrik Hijaz, Kota Madinah Arab Saudi. Yang mana merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Nabatea abad 1 Masehi. Mada’in Saleh merupakan ibu kota dari Kerajan Nabatea, dimana merupakan kota terbesar setelah Petra.

Kaum Tsamud sendiri dikenal memiliki kemampuan arsitektur tinggi. Keahlian mengukir batu mereka sangat dikagumi. Pada zamannya belum ada kaum atau bangsa lain menandingi. Di dalam Al Quran, kota Kaum Tsamud terletak di Al Hijr, yang berarti dalam bahasa “bukit berbatu”.

Kisah Kaum Nabi Saleh Kesombongan Kaum Tsamud

Kisah Kaum Tsamud dan Nabi Saleh berada di Surah ke 15 Al Quran. Tidak sedikit kisah mereka dibicarakan dalam Al Quran. Allah Subhanallahu Wa Ta’ala, menjatuhi azab kepada kaum ini karena menolak Nabi Shaleh, dan peninggalan mereka masih ada untuk pembelajaran.

Bahwasanya sepintar apapun Kaum Tsamud tidak berakidah. Mereka mampu mengukir batu diatas gurun pasir. Tetapi mereka menolak ajakan Nabi Saleh untuk menyembah Allah. Sepintar apapun merupakan pemberiaan Allah bukan milik kita.

Jika anda melihat sekarang tanahnya gersang tanpa air. Dahulu dikatakan ada sumber air melimpah, terdapat juga kebun- kebun berumpur subur dan pohon- pohon kurma. Sekarang hanyalah nampak bangunan megah di atas gurun pasir kering.

Mereka pengukir dan pemahan batu mahir. Kecerdasan mereka bahkan terkenal sampai ke bangsa lain. Arsitektur mereka pahat sangat presisi simetris tanpa alat khusus. Bisa dibayangkan kepintaran Kaum Tsamud dibanding arsitektur modern dengan alat canggih.

Lahirlah sosok anak bernama Saleh diantara Kaum Tsamud ini. Beliau merupakan pengikut ajaran Nabi Nuh AS dan Nabi Hud AS. Beranjak dewasa Saleh diangkat oleh Allah menjadi Nabi. Beliau diperintahkan mengajarkan Kaum Tsamud ketauhidan kepada Allah Ta’ala.

Mereka diperintahkan kepada Dzat tiada tandingan. Allah yang menganugrahi mereka kepintaran diatas bangsa- bangsa lain. Tetapi seruan menyembah Allah tersebut mereka tolak. Mereka mendakwa Nabi Saleh hanya bermain sihir saja.

Mereka mencoba menalarkan Nabi Saleh sebagai penipu. Mereka berkata,”Hai Saleh, bila kamu memang seorang Nabi utusan Allah, apa bukutinya?” Maka Nabi Saleh menunjukan Mikjizat kepada Allah SWT, tujuannya agar mereka mempercayai tetapi ternyata tidak.

“Jika memang itu yang kalian minta, Aku bakal memohon mukjizat Allah. Namun, kalian mesti berjanji bakal taat mengakui dan mematuhi ajaran ku untuk bertaqwa Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa” ucap Nabi Saleh.

“Kami berjanji akan mengikuti apa yang Kau ajarkan,” ucap mereka.

Nabi Saleh lantas mengajak Kaum Tsamud ke sebuah gunung. Dari sana akan muncul seekor unta betina diatas gunung tersebut.

”Wahai kaumku, kalian nanti akan menyaksikan seekor unta betina muncul dari atas puncak gunung. Setelah itu, kalian mesti taat kepadaku sebagaimana yang kalian janjikan.”

Ketika Nabi Saleh menujukan gunung tersebut kepada mereka. Terdengar suara gemuruh mengagetkan Kamu Tsamud. Unta tersebut muncul diantara celah batu tiba- tiba. Tiada satupun mampu menciptakan mahluk hidup selain Allah Ta’ala.

Seekor unta betina cantik muncul dihadapan mereka. Nabi Saleh menegaskan tiada satupun mampu menciptakan kehidupan. Selain Allah tiada mampu menciptakan yang hidup dari benda mati. Maka Nabi Saleh mengingatkan tidak menggangu unta tersebut.

“Wahai kaumku, tidak seorang juga dapat membuat unta betina tersebut kecuali Allah. Biarkanlah unta tersebut untuk bersantap dan minum dari sumur kalian. Jika kalian tega mengganggunya lagipula menyembelihnya, Allah bakal menurunkan siksanya untuk kalian,” tegas Nabi Saleh AS.

Kaum Tsamud Melanggar Peringatan Nabi Saleh

Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih” QS. Al A’raf Ayat 73

petra nabi saleh

Namun beberapa dari Kaum Tsamud memilih ingkar. Bahkan mereka menuduh ini hanyalah sihir Nabi Saleh. Mereka tidak hanya menganggu tetapi membunuh unta tersebut. Mereka mengingkari ajara Nabi Saleh AS walupun sudah terbukti.

Sehingga Allah menurunkan azab kepada Kaum Tsamud seketika. Hujan batu menimpa mereka bersama guntur menggelegar. Kemudian dihempas dengan gempa dasyat melempar mereka. Binasalah Kaum Tsamud tidak bersisa karena mengingkari Nabi Saleh dan Mukjizat Allah.

Sekarang tertinggal sisa hasil karya mereka berupa gunung- gunung. Ketika anda berhaji atau Umroh, maka anda bisa mampi ke sini untuk melihat. Awalnya tempat ini dihindari, tidak ada orang sama sekali, sekarang banyak wisatawan mengunjungi Kota Petra di Mada’in Saleh ini.

Oleh PBB melalui UNESCO, tempat ini dijadikan Situs Warisan Dunia, dimana merupakan situs warisan dunia pertama Arab Saudi. Banyak wisatawan mengunjungi tempat ini untuk membuktikan. Terutama Umat Muslim membuktikan sendiri keberadaan Kaum Tsamud sesuai tuntunan Al Quran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *