Berwisata ke Masjid Para Nabi Disini 70 Nabi Melakukan Sholat

masjid 70 nabi

Berwisata ke masjid- masjid bersejarah tidak ada habisnya. Beriwisata ke masjid para Nabi, atau yang orang memanggilnya Masjid Al Khaif. Terletak di Mina dan banyak terlewatkan oleh Jamaah Haji. Disini 70 Nabi melakukan Sholet di tempat yang sama.

Masjid Al Khaif, masjid para Nabi, didatangi 70 Nabi untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Dulunya bernama Masjid Al Muaisyuwah. Diambil dari nama pohon Al Muaisyuwah yang banyak di sekitarnya. Sayangnya banyak biro travel melewati tempat tersebut karena mungkin tidak tau.

Padahal bangunan begitu mencolok berwarna merah di tengah kota. Familiar dengan nama lain Masjid 30 hari. Karena berwisata ke masjid para Nabi ini hanya dibuka 30 hari. Itupun dibuka cuma 30 hari dalam setahun, yang hanya di bulan Dzulhijah atau sekitar musim Haji.

Masjid Al Khaif mampu menampung 100 orang Jamaah Haji. Jika anda penasaran tempatnya berkunjunglah karena dekat di Jumrah Ula. Al Khaif sendiri berarti tempat yang tinggi di muka bumi, terletak di kaki gunung Shabib.

Kisah Masjid Al Khaif Masjid 70 Nabi

Bangunan asli Masjid bertahan hingga masa Ottoman. Tetapi melalui perombakan besar pada zaman kerajaan Saudi. Ukuran diperluas sampai 13.000 m2. Menjadi terbesar ke 3 terbesar di Kota Mekkah, setelah Masjidil Haram dan Masjid Namirah.

“Telah shalat di masjid ini masjid Khaif yaitu masjid Mina, tujuh puluh orang Nabi. Pakaian-pakaian mereka dari bulu domba, dan sandal-sandal mereka dari daun kurma”. Hadist Imam Al Baihaqi dari Mujahid

Hadist Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW berkata: “Tujuh puluh nabi berdoa di Masjid al-Khayf.” (Majma’uz-Zawahid)

Nama Masjid Al Khaif sendiri dalam Hadist disebut Al Khayf. Yazeed bin Aswad RA bercerita tentang perjalanan bersama Rasulullah. Dimanana ketika di Masjid Al Khayf, Beliau melakukan Sholat Fajr, dan bersama mereka Abdur Rahman bin Mu’adh RA.

Bercerita ketika Nabi Muhammad melakukan khotbah di Mina. Beliau memerintahkan Kaum Muhajirin mendirikan kemah di depan Masjid Al Khayf. Dan Anshar akan mendirikan tenda dibelakang mereka. Kemudian disusul Umat Muslim lain dibelakang (Hadist Abu Dawud).

Al Bazzar RA berkata:

Abu Hammam: Ibraahiim bin Thahmaan telah menceritakan kepada kami, dari Manshuur, dari Mujaahid, dari Ibnu ‘Umar : Bahwasan nya Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Di masjid Khaif, telah di kubur tujuh puluh orang Nabi” (Kasyful-Astaar no. 1174).

foto lama mina

Nama Masjid ini juga tertulis dalam riwayat lain:

Oleh Abu Ya’laa sebagaimana telah di sebut kan Ibnu Hajar dalam Al-Mathaalibul-‘Aliyyah no. 1332, Al-Faakihiy dalam Akhbaar Makkah no. 2594, Ath-Thabaraaniy dalam Al-Kabiir no. 13525, dan Abu Thaahir as-SilafiZ] di dalam Al-Haadiy wal-‘Isyruun minal-Masyaikah Al Baghdaadiyyah no. 9.

Semua nya dari jalan Muhammad bin Muhabbab Abu Hammaam Ad-Dalaal, selanjutnya seperti riwayat di tadi. Kecuali Ad-Dalaal pada Manshuur dalam riwayat As-Silafiy tanpa menyebut kan perantara Ibraahiim bin Thahmaan membawa kan secara mursal.

Fakta Masjid 70 Nabi Al Khaif di Mina

masjid para nabi

Jadi Masjid ini bukanlah isapan jempol, dimana ada 70 Nabi melakukan Sholat disini adalah benar adanya. Sejarah panjang Masjid ini juga sejalan dengan Rasulullah. Yang mana Beliau melakukan Mabit di tempat ini, melakukan Sholat Subuh barulah dilanjut melempar Jumroh.

Singkatnya tempat inilah dimana Rasulullah bermalam di Mina. Dimana sudah ditentukan disanalah Rasulullah melakukan Sholat.

Diriwayatkan bahwasannya Rasulullah SAW bersabda “Telah sholat di masjid Kheif 70 Nabi, diantara mereka nabi Musa as, seolah olah aku melihatnya menggunakan dua pakaian ihram yang tercipta dari katun, ia berihram di atas unta” (HR al-Mundhiri di al-Targhib wa al-Tarhib)

Ketika mabit Masjid ini akan ramai ditempati Jamaah Haji. Diluar Musim Haji tempat ini akan terlihat sangat sepi. Hal ini wajar karena Mina sendiri bukanlah Kota Pemukiman. Keberadaan Kota Mina sudah dikhususkan untuk Jamaah Haji melakukan singgah, sebelum melempar Jumroh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *