Masjid Kucing Ar Rayah Kisah Abu Hurairah dan Rasulullah

masjd para kucing

Walaupun disebut sebagai Masjid Kucing bukan berarti tempat kucing beribadah. Masjid kucing bernama asli Ar Rayah. Namun karena disinilah tempat penting bagi Sahabat dan Nabi. Abu Hurairah dan Rasulullah sama- sama menyayangi mahluk kecil lucu ini.

Abu Hurairah terlahir 19 tahun sebelum Nabi Muhammad Hijrah. Lahir dengan nama Abdus Syam atau hamba matahari. Kemudian nama Beliau berubah menjadi Abdul Rahman. Bukankah Beliau bernama Abu Hurairah, ternyata ada sejarah tersendiri berhubungan dengan kucing.

Beliau mengucapkan dua kalimat syahadat dihadapan Nabi. Waktu itu tahun ke- 7 selepas Hijrah ke Madinah. Namanya berubah menjadi Abdul Rahman bukan Abu Hurairah. Sehabat ini dikenal sebagai penyayang kucing seperti hal Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Ketika Nabi Muhammad bertemu Abu Hurairah tampak aneh. Beliau melihat keanehan dilengan baju Abu Hurairah. Beliau lantas bertanya ada apa didalam lengan baju. Abu Hurairah lantas menunjukan seekor kucing kecil di dalamnya.

Masjid Kucing Ar Rayah dan Mengajarkan Kesabaran

Ternyata di dalam lengan bajunya ada seekor kucing. Kemudian Rasulullah memanggil beliau Abu Hurairah. Dan semenjak itu, para Sahabat dan akhirnya semua orang memanggil begitu. Namanya sendiri secara harafiah berarti bapak kucing kecil (Hurairah).

Sayangnya Masjid Kucing sudah lama dihancurkan. Tetapi kisah Abu Hurairah dan kucing kecil masih mengenang. Apalagi kisah- kisah tentang Nabi Muhammad bersama para kucing lucu.

Ketika Rasulullah hendak melakukan Sholat di Masjid Ar Rayah. Beliau diganggu sama seekor kucing di dalam. Waktu itu Nabi Muhammad tengah Sholat bersama Sahabat. Ketika bersujud dipunggung Rasulullah dinaiki kucing tersebut.

Ada seekor kucing naik ke punggung Rasulullah SAW. Karena Rasulullah sangat mencintai kucing, maka Beliau tidak mengusir kucing dari punggung. Maka sujud Rasulullah begitu lama menunggu kucing turun. Beliau tidak marah, bahkan tidak kasar kepada kucing meskipun sangat mejengkelkan.

Sayangnya Masjid Ar Rayah sudah dirobohkan tertinggal reruntuhan. Untung foto- foto Masjid kucing masih dapat kita lihat. Selain juga mendapatkan pelajaran dari kisah kucing dan Rasulullah. Kenapa Masjid dirobohkan ternyata ada alasan tertentu dan konon bersangkut dengan kucing.

Ketika Adzan tiba maka para kucing- kucing akan berkumpul. Banyak kucing datang mendatangi suara Adzan Masjid Ar Rayah. Banyak kucing karena disana terdapat beberapa restoran. Para kucing mencari makan dari para Jamaah Haji yang beristirahat.

Kucing Peliharaan Nabi Muhammad dan Ancaman Penyiksa Kucing

Terdengar Suara Adzan maka mereka akan berhenti dan mendekat. Mereka berkumbul mendekati Masjid tersebut. Menurut seorang Jamaah Haji pernah melihat hal aneh. Ada seekor kucing seolah tengah melakukan Sholat disana.

Para pengunjung Travel APM mungkin pernah mendengar. Kisah Nabi Muhammad dan kucing peliharaan Beliau bernama Muezza. Kucing yang begitu disayangi oleh Rasulullah karena lucu. Muezza bisa menirukan suara Adzan ketika terdengar dikumandangkan.

Suara Adzan ditirukan hingga menjawab suara Adzan tersebut. Unik memang dan sangat lucu menggemaskan. Muezza juga suka tidur dipangkuan Rasulullah hingga lelap. Kucing bebas najis jadi sangat aman dipelihara oleh Umat Islam.

Ada kisah ketika Nabi Muhammad jubahnya ditiduri si Muezza. Beliau memilih memotong kain dibanding membangunkan Muezza. Sunggu begitu mencintai kucing Rasulullah mencontohkan kita. Dan untuk mereka yang menyiksa kucing, ada kisah untuk dipelajari dan jangan pernah dilakukan.

Abdullah bin Umar RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:”seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing hingga mati dan wanita itupun masuk neraka; wanita itu tidak memberi makan dan minum saat dia mengurungnya dan tidak membiarkanny untuk memakan buruannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *