Cerita Muslim Latin Pengalaman Ibadah Haji

cerita muslim latin amerika

Cerita Muslim Amerika Ibadah Haji menarik disimak. Taukah anda bahwa Latin menjadi pusat perkembangan Islam. Mereka tumbuh lebih cepat dibanding ras lain Amerika. Jumlah Muslim Latin mencapai lebih dari 70.000 orang.

Dalam sehari ada saja orang Latin mengucapkan Syahadat. Dengan lima pilar yang membimbing mereka. Nama lain Rukun Islam yang menjadi panduan. Muslim Latin taat menjaga Islam mereka di tanah Amerika. Muslim Latin memang menjadi inspirasi Islam.

Bagaimana perjuangan atau Jihad sejati dijalankan. Muslim Amerika Serikat patut kita apresiasi dan dijadikan contoh. Banyak cerita menarik ketika membahas pengalaman saudara Muslim kita. Di sana mereka menjadi minoritas tapi tetap menjalankan ibadah.

Tantangan muslim Latin berdiri diantara agama lain. Salah satu inspirasi Islam bisa kami dapatkan adalah cerita tentang Yusef Maisonet. Dia bercerita pengalaman berhaji. Bagaimana mendapatkan banyak Hidayah.

Menurut Yusef bagianya berpergian merupakan hal biasa. Muslim Latin ini bekerja sebagai pedagang. Banyak sudah negara dikunjungi saudara Muslim kita ini. Dari London sampai Afrika, pengalaman Haji merupakan paling menakjubkan.

Pengalaman Haji Hidayah Mualaf

Pengalaman Haji paling berkesan ketika bertemu saudara Muslim lain. Dia bertemu seorang wanita asal Barselona umur 80 tahun bersyahadat. Yusef memilih jadi Mualaf  yang sebelumnya Kristiani. Dia yang biasanya pergi ke gereja sekarang Masjid.

Walau rajin ke gereja tapi konsep trinitas tidak menggugah iman. Dia merasa ada masalah di konsep dokterin 3=1. Meskipun Yusef menentang kepercayaan tersebut. Hingga akhirnya memilih menjadi Muslim. Semua keluarga tetap mendukung pilihan agama barunya.

Dia lantas menikah dengan seorang wanita Muslimah. Beruntung karena dia mendapatkan banyak Hidayah masuk Islam.

Selain pengalaman dengan wanita Mualaf asal Barselona, Spanyol. Dia mendapat Hidayah dari Surah Quran sendiri. Awal Yusef menyebut Al- Quran adalah puisi. Ketika mendengar Surah Al- Ikhlas membuat dia sadar.

Isi tentang konsep trinitas tercatat disana. Surah tersebut menjawab kegundahan Muslim Latin tersebut. Ketika dia membaca Surah Al- Ikhlas. Yusef menemukan kebenaran. Bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah Ta’ala.

Butuh waktu dua minggu hingga dia resmi jadi Mualaf. Saudara Muslim kita ini tinggal di Mobile, Alabama. Dia mendeskripsikan Alabama merupakan kota Indah. Banyak teman mendukung pilihan Islam Yusef disana.

Dilahirkan di Harlem Spanyol, 2 Juni 1951, dia tumbuh berkembang di Brooklyn dan Puerto Rico. Yusef memiliki masa kanak- kanak indah. Teman- teman dia sangat baik. Mereka menikmati bermain di Pulau Conney.

Ketika dia tinggal di Puerto Rico, dia dan teman sangat senang bermain banyak di pantai. Dia bermain bolas basket seperti umum orang. Yusef juga tercatat pernah masuk militer. Pernah banyak melakukan traveling tetapi pengalaman Haji sempurna.

Bagi mereka Muslim terutama orang baru memeluk Islam utamanya. Ibadah Haji merupakan salah satu pilar agama.

Pengalaman Haji sendirian

Wajib dilakukan semua Umat Muslim seluruh penjuru dunia. Pengalaman Haji menjadi penyempurna seorang Mualaf. Seperti Yusef bertamu di rumah Allah merupakan nikmat. Perjalanan Yusef dimulai dari Kairo, Mesir. Dia tinggal di sebuah hotel nyaman di sana.

Karena berhaji sendiri dia menikmati semua. Pengalaman tidak terlupakan bagi seorang Muslim. Dia senang makanan hotel enak. Dari Kairo pergi ke bandara naik pesawat terbang. Di bandara tiba langsung memakain kain Ihram. Yusef mengenakan dua kain tanpa jahitan sebagai syarat baju Ihram.

Muslim Latin ini kemudian mengucapkan niat Haji Umroh. Menunggu di Jeddah selama dua jam. Bandara menajadi saksi banyak saudara Muslim Yusef. Dia senang bertemu mereka semua. Sangat bersemangat karena telah memiliki banyak teman dibanding di Amerika.

Yusef sangat senang karena banyak saudara sesama Muslim. Baik Muslim maupun Muslimah semua bersemangat Haji. Sebanyak dua juta Muslim menempuh ibadah Haji setiap tahun. Butuh waktu berjam- jam di imigrasi menunggu dan dia menikmati berkumpul dengan saudara.

Perjalanan lama terbayar dia berhasil memulai ibadah Haji. Dari Jeddah, mereka bersama berangkat naik bis ke hotel. Hotel terletak empat blok sampai ke Kabbah. Yusef belajar bahwa Umroh dilakukan kapanpun. Untuk Umroh dilakukan setelah ibadah Haji dilakukan.

Menjadi Haji sendiri membuat lebih mudah tetapi juga beresiko. Dia melakukan ibadah Umroh selepas Haji. Pengalaman tidak terlupakan ketika melempar Jumroh. Ia menyaksikan bagaimana jutaan orang berkumpul melakukan Jumroh.

Melakukan Thawaf di Ka’bah sudah dilakukan. Lancar karena Yusef tidak memaksakan diri. Baru ketika melempar Jumroh bermasalah. Dia terdesak kerumunan orang yang begitu banyak. Pertama kali membuat dia lepas kendali ketika melempar.

Begitu kerumuman reda barulah melempar Jumroh lebih nyaman. Begitu selesai kepala kemudian dicukur. Yusef memilih tinggal tiga hari lagi di Mekkah. Dia melakukan Thawaf Wada selepas semua. Selesai melakukan Thawaf penutup berangkat ke Jeddah.

Dia seperti orang kebanyakan melakukan shopping juga selepas Haji. Berkat berhaji, dia semakin yakin menjadi Islam karena Haji, jadi anda harus berhaji. Dia Memiliki seorang putri berumur 20 tahun. Dia berharap menjadi ayah lebih baik dan suami yang Sholeh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *