Sejarah Masjid Quba Tempat Sholat Berjamaah Pertama

masjid quba madinah

Berikut sejarah Masjid Quba tempat Sholat berjamaah pertama. Sebagai catatan ini merupakan Masjid pertama yang dibangun Rasulullah. Disinilah tempat pertama Sholat berjamaah dilaksanakan. Didirikan diatas tanah milik Kalsum bin Hadam dari Khabilah Amir bin Auf.

Menurut cerita pembangunan Masjid dilakukan dua kali. Semua karena mengikuti perubahan kiblat mengikuti petunjuk Allah. Pertama dibangun menghadap ke Baitulmaqdis di Palestina. Lantas diperbaiki untuk menghadap ke Baitullah di Mekkah Al Mukarramah.

Pembangunan dimulai ketika Rasulullah sampai Quba wilayah Madinah. Dalam perjalanan Hijrah tersebut, maka dibangunlah oleh Beliau bersama para Sahabat. Tepatnya pada 12 Rabi’ulawal tahun ke 13 Hijriyah atau 622 Masehi.

Bangunan didirikan diantara telaga yang airnya jernih, diantaranya banyak tanaman dan pepohonan subur. Maka diantaranya ada perkebunan pohon kurma berdiri. Bentuk awal Masjid Quba sederhana yakni persegi empat, memilik serambi berdidinding, dan atap diatas Mihrab.

Sejarah Masjid Quba Tempat Sholat Berjamaah Pertama

Ditengah bangunannya terdapat lapangan terbuka atau sahn. Tanda letak kiblat dibuat Rasulullah sendiri dari batu. Masjid ini merupakan tempat Sholat berjamaah pertama dan menjadi model contoh. Selain menjadi landasan Sholat berjamaah, juga menjadi landasan pembangun Masjid ke depan.

Sejarah Masjid Quba tercatat dalam Al Quran, berbunyi:

Janganlah kamu bersembahyang dalam masjid itu selama – lamanya. Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (masjid quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya masjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. (QS: At-Taubah (9) Ayat: 108)

Rasulullah bersama Abu Bakar As Sidiq dan Ali bin Abi Thalib memasuki Yastrib. Tanggal 12 Rabiul Awal tahun 1 Hijriyah, atau tanggal 24 September 622 Masehi. Mereka disambut oleh masyarakat dengan rasa hormat dan rindu.

Pada saat itu Rasulullah mengadakat Sholat Jum’at pertama. Beliau berkhotbah di depan kaum Muslimin Yastrib. Kaum Muhajirin dan Anshor bersama mendengar Dakwah Beliau. Sejak saat itupula, nama Yastrib ditanggalkan, Rasulullah memberi nama kota tersebut Madinah yang disusul teriakan “kota Nabi”.

Jika anda mau berangkat Umroh baiknya melalui travel APM terpercaya. Masjid ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata terfavorit Jamaah. Menurut Hadist bahwasanya melakukan Sholat disini, sama dengan melakukan Sholat senilai melakukan Umroh lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *