Sumur Tuwa Tempat Rasulullah Pernah Mandi di Mekkah

sumur bersejarah Islam

Well of Tuwa itulah nama tempat bersejarah di Mekkah ini. Sumur Tuwa tempat Rasulullah pernah mandi di Mekkah. Diceritakan bahwa tempat ini begitu strategis yakni menuju Masjidil Haram. Saban tahun maka tempat ini sumur Tuwa banyak dikunjungi Jamaah.

Disaat Rasulullah menjalankan Ibadah Haji, otomatis melewati sumur Tuwa dan Rasulullah berhenti untuk melakukan mandi. Sejarah ini bisa dibilang terpercaya karena diakui oleh Pemerintah Saudi. Dimana mereka membangun tembok diantara sumur tersebut untuk melindungi.

Disaat pengembali alihan Mekkah Rasulullah membuat dua pasukan. Dua grup, yang pertama dipimpin oleh Khaled bin Waleed dan Nabi Muhammad sendiri yang memimpin. Dimana Nabi memerintahkan pasukan untuk berhenti sejenak disini.

Dr. Fawaz Al Dahas, Profesor Umm Al Quran University, meyakini hal tersebut sebelum pasukan masuk merebut Ka’bah.

Disini didalamnya ada pusat listrik Masjidil Haram, pusat penyejuk ruangan, dan menyediakan air dan bahan bakar juga. Karena dikenal maka banyak Jamaah berkunjung dan dimintai tarif. Oleh karena itulah pemerintah Saudi lewat perintahnya fokus mengelola ini.

Sayangnya, penyerahan pengelolaan kepada perusahaan swasta, membuat penduduk lokal tempat ini dimintai uang parkir. Ini sangat menganggu masyarakat sekitar asli penduduk Jarwal. Sumur Tuwa terletak di wilayah padat penduduk yang disebut Pasar Jarwal.

Selain tempat sumur Tuwa, disini, ada pasar Jarwal yang tradisional dan menjual aneka macam. Berada di sekitaran Masjidil Haram membawa rejeki lebih baik. Maka banyak orang, penduduk desa, dan pengunjung berkunjung.

Semakin banyak pedangan otomasti banyak rumah penduduk. Banyak penduduk datang mengunjungi pasar ini. Penjual berjualan aneka sayuran, buah, dan barang lain. Jarwal dan sumur Tuwa menjadi magnet bagi mereka pencari rejeki, meskipun perluasan dan perbaikan Masjidil Haram berimbas ke mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *