Syarat Singkat Umroh Beserta Rukun Wajib

gambar mekah umroh

Ibadah Umroh itu berhukum Wajib hingga Sunnah. Bila mampu seperti hal Haji maka diwajibkan satu kali. Umat Islam setidaknya satu kali harus menyelenggarakan ibadah Umroh. Apakah hukum jika kita menggabungkan dua ibadah.

Apa hukum jika kita berangkat Haji sekaligus melakukan Umroh. Jika berdasarkan Hadist Nabi Muhammad. Maka ibadah Haji Umroh boleh digabungkan.

Tentu dengan syarat tertentu sebelum dijalankan. Pertama kita mengenal nama Haji Qiran, dimana Haji Umroh dilakukan satu waktu dengan satu niat. Di Miqat dan masuk Ihram langsung berniat Haji Umroh satu niat.

Dalil Haji Umroh berdasar riwayat Aisyah Radiallahu ‘Anha. Dimana dari para Sahabat ada yang berniat Umroh ketika di Mekkah. Adapula sahabat Nabi yang berniat Haji dan Umroh. Sifat Haji Qiran dilakukan ketika kita sedang berhaji.

Menurut pandangan Mazhab Al- Hanafiyah. Haji ini dilakukan khusus bagi mereka bukan penduduk Masidil Haram. Jamaah Haji yang tinggal diluar kota Mekkah diperbolehkan. Baik warga negara Saudi Arabi diperbolehkan selama sesuai syarat tempat.

Jika kedua ibadah digabungkan maka dahulukan Haji sampai selesai. Menggabungkan Haji dan Umroh akan dibahas pada artikel berikutnya. Sekarang kita kembali ke Syarat dan Rukun wajib ibadah Umroh. Berikuti syarat dan Rukun wajib Umroh untuk dipelajari.

Syarat dan Rukun Wajib Umroh

Syarat waktu menjalankan ibadah Umroh tidak mengikat. Dimana Jamaah bisa melakukan ibadah kapan saja. Karena waktu tidak terikat Umroh bisa digabungkan kegiatan traveling ke tempat lain.

Syarat Umroh yang utama adalah Islam. Jamaah harus berumur baliq ketika menjalankan ibadah. Kita boleh membawa anak- anak ketika Umroh. Namun syarat sah bagi mereka tidak ada karena belum baliq. Mengajak anak Umroh juga merupakan cara pengajaran ibadah terbaik.

Syarat Umroh lain adalah merdeka atau bukan budak hamba sahaya. Terakhir yaitu mampu berangkat ibadah Umroh. Mmpu disnis sama dengan syarat Haji. Apa yang terjadi jika salah satu syarat Umroh tidak terpenuhi. Maka ibadah anda akan gugur kewajiban Umroh mereka.

Rukun Wajib Umroh dimulai dari Ihram. Disni anda harus berpakaian seperti orang Haji. Syarat pakaian Ihram Umroh sama dengan ibadah Haji. Rukun berikutnya adalah Thawaf. Itu merupakan inti ibadah Umroh.

Thawaf dilakukan sama tata caranya Ibadah Haji. Dilakukan tujuh kali putaran dimulai dari Hajar Aswad. Syarat berikutnya Sa’i atau berlari- lari kecil. Sama dengan Rukun Haji, maka Sa’i dilakukan dari Shofa dan Marwa. Cara menghitung Sa’i Umroh sama.

Begitu anda selesai Sa’i dilanjutkan Tahalul. Tata cara Tahalul juga sama yang ada di ibadah Haji. Rukun bersifat wajib dan dilakukan berurutan. Jangan sampai anda salah urutan ketika Umroh. Karena sifatnya wajib maka tidak boleh ditinggalkan satupun.

Kalau ditinggalkan maka hukum ibadah Umroh tidak sah. Anda wajib mengulang Umroh kembali agar terpenuhi Syarat wajib dan Sah nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *