Waktu Terbaik Umroh Ketika Bulan Puasa Ramadhan

umroh bersama travel APM
Bukti Umroh APM amanah

Walaupun Masjidil Haram selalu ramai disesaki Jamaah setiap tahun. Anda perlu tau waktu terbaik Umroh ketika bulan puasa. Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk menjalankan Ibadah. Apalagi Umroh karena tentu dari segi pengalaman akan berbeda dibanding di tanah air.

Anda juga akan mendapatkan lebih banyak pahala. Jika Ramadhan saja sudah melipatkan pahala, lantas berapa bisa didapat jika Umroh sambil berpuasa Ramadhan. Bulan ini juga menarik banyak Jamaah untuk spesifik melakukan Umroh.

Satu Hadist mewakili semua keinginan kita menjalankan. Ialah tentang pahala jika melakukan Umroh ketika Ramadhan.

“Umroh selama Ramadhan sama dengan Haji,” HR. Ibnu Majah

Benar sekali jika berumroh ketika Ramadhan sama dengan berhaji. Alhasil sangat susah jika anda berangat ketika bulan puasa ini. Maka anda butuh waktu terbaik Umroh ketika bulan puasa kami. Karena pasti Masjidil Haram akan sangat penuh sesak.

Waktu terbaik Umroh ketika bulan Puasa nanti

Percayalah waktu kapanpun di bulan ini akan penuh. Tidak ada waktu khusus karena salam bulan Ramadhan adalah baik. Jadi Umroh pada bulan ini akan sangat sulit. Tidak jarang pihak Masjidil Haram memberikan larangan masuk tertentu.

Ambil contoh anda akan dilarang mendekat Maktaf. Mangkanya anda harus berthawaf dari tingkat atas. Alhasil anda akan semakin jauh dari Ka’bah dan lebih lelah. Pada saat ini anda akan berpikir begini “kapan waktu terbaik Umroh ketika bulan puasa?”

Fokuslah pada dua waktu berikut agar anda bisa beribadah baik. Pertama adalah berangkat Umroh ketika 10 hari awal bulan. Dianggap paling nyaman jika berangkat pada awal bulan. Karena memang awal bulan ini kurang diminati Jamaah.

Sepuluh hari terakhir adalah paling ramai karena malam Lailatul Qadar. Berangkatlah sejak awal ketika bulan Ramadhan. Agar fokus karena keadaan akan lebih normal dibanding hari lain. Jika anda memilih stay di Mekkah lama, inilah hari terbaik untuk fokus dan nyaman beribadah.

Di 10 hari akhir, di Masjidil Haram akan semakin sulit, anda akan kesusahan bahkan untuk beribadah di bagian luar Masjidil Haram. Mataf dan Sa’i akan juga penuh di hari akhir bulan ini.

Kedua waktu setelah Sholat Subuh atau fajar. Jika anda tidak ada masalah ketika berpuasa. Untuk yang tinggal di Jeddah akan kesulitan. Perjalanan Jeddah sampai ke Mekkah butuh waktu dua jam. Makanlah sahur dulu kemudian berangkatlah menuju ke Ka’bah.

Mulailah Thawaf pukul 07:15 sampai 09:15, dan anda akan lebih leluasa bahkan untuk sampai ke tahap memotong rambut. Panas matahari juga tidaklah terik menyengat bagi kita. Apalagi jika posisi kita dekat dengan Ka’bah yang tidak tertutup atapnya.

Ketiga selepas waktu Sholat Teraweh, karena orang akan memilih langsung pulang selepas Sholat di Masjidil Haram. Akan ada banyak tempat kosong untuk anda beribadah leluasa. Lakukan kegiatan di sekitar Ka’bah ketika selepas anda berisha jika tinggal di Jeddah.

Karena perjalanan dari Jeddah hingga Mekkah lama. Apalagi jika tiba waktu Teraweh, maka jangan habiskan waktu di jalan. Atau lakukan Sholat Teraweh dahulu sebelum berangkat ke Mekkah. Untuk melakukan Umroh maka dibutuhkan waktu 3- 4 jam.

Kalau anda melakukan Thawaf Umroh pukul 11. Mudahnya anda akan selesai pada pukul 3 dini hari. Ini berarti anda memiliki waktu lebih sedikit untuk sahur. Pastikan anda membawa bekal berupa sandwich, jikaalau anda tidak sempat mencapai restoran terdekat.

Keempat jangalah datang sehabis Dzuhur karena sesak. Sudah pasti pada waktu ini anda akan merasakan puncak panas Saudi. Adalah pilihan waktu terbaik Umroh ketika bulan Puasa. Kelima jangan pula datang setelah Sholat Ashar karena pasti orang akan menunggu Maghrib.

Jika anda berpikir ingin rasanya berbuka puasa di Ka’bah. Ingatlah itupula yang akan dipikirkan kebanyakan Jamaah. Pikirkan ulang anda melakukan Umroh selepas Ashar. Waktu Ashar matahari juga masih terbilang terik.

Keenam jangan lakukan Umroh seketika habis Isha ataupun Maghrib. Tentu sehabis Isha akan ada Sholat Terawih. Sehabis anda berbuka puasa pasti tentu sudah kenyang. Mungkin anda merasa bahwa anda sudah kuat melakukan Ibadah apapun.

Tetapi Jamaah lain akan berpikir sama untuk melakukan itu. Mereka tidak akan pulang dan menyambung sampai Isha. Ibadah Umroh anda akan terpotong oleh Sholat Isha dan Terawih. Artikel ini diambil dari pengalaman pribadi penulis Lifeinsaudiarabia.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *