Fakta Perkebunan Minyak Olive Terbesar di Saudi

kebun minyak olive

Mungkin anda tidak tau bahwa di Saudi terdapat perkebunan. Berikut fakta perkebunan minyak olive terbesar di Saudi. Orang banyak berpikir bahwa Saudi negara berpasir. Apakah ada sumber daya alam selain minyak mampu mereka jual.

Faktnya sebuah perusahaan bernama Al Jouf terbesar. Bukan hanya di Kerajaan Arab Saudi, tetapi tercatat menjadi terbesar di seluruh dunia. Namanya tercatat dalam buku Guinness World of Records. Merupakan perusahaan milik negara yang dikenal sangat besar.

Tempat perkebunan berada di wilayah bernama Al Jouf juga. Terdapat di perbatasan dengan Yordania dan Saudi. Tercatat sebagai terbesar di seluruh dunia dibanding lain. Al Jouf menghasilkan minyak olive untuk kebutuhan pasar dunia.

Dikenal termodern walau sekilas terlihat sederhana. Merupakan tradisi membuat minyak olive. Terutama untuk kawasan Basita, Al Jouf. Meluas hingga mencapai wilayah bernama Tabuk di Saudi. Padahal perusahaan ini barulah memulai fokus tahun 2007 silam.

Fakta Perkebunan Minyak Olive Terbesar di Saudi

Dalam 2 tahun sejak 2007 hingga 2009 sudah menjadi terbesar. Perkebunan membesar termasuk teknologi pengolahan. Nilainya 13 juta pohon olive siap dirawat hingga dipanen perusahaan. Jumlahnya bahkan dikabarkan sudah naik menjadi 20 juta buah.

Sebagai tradisi mereka menghadirkan festival khusus. Dimana warga akan mengadakan eksibisi produk turunan olive. Perusahaan dibawah pimpinan Abdul Aziz bin Mesheel, menjual $2,9 juta dan lebih dari 154.000 pengunjung.

Perusahaan agrari memiliki luas 7.730 hektar dan lebih. Mereka menghasilkan 15.000 tons, memenuhi kebutuhan separuh Arab Saudi yakni 30.000 tons. Disertifikasi hingga tiga kali perusahaan Al Jouf terbesar di Timur Tengah.

Festival diselenggarakan organisasi dimulai beberapa minggu. Kegiatan terbesar bagi wilayah Gulf Saudi, dimana banyak produk dipamerkan. Selama 10 tahun perusahaan memberikan kontribusi selain minyak bumi. Pihak Kementrian Agrikultur, Air, dan Alam menjadi pihak paling sukses.

Untuk impor Arab Saudi mencapai 30.000 tons minyak olive. Berkembang sesuai kebutuhan konsumsi dunia yang tumbuh. Beruntunga Pemerintah mampu menangani tingkat konsumsinya. Minyak olive memang merupakan bahan utama dalam makanan khas Timur Tengah.

Dari membuat minyak untuk dijual langsung tanpa produksi. Kini perusahaan telah mengembangkan aneka produk turunan. Jikalau anda datang ke Al Jouf, maka disinilah, dekat sini ada Masjid Umar bin Khattab yang tidak boleh dilewatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *