Masjid Bersejarah Jeddah Info Tempat Wisata Saudi

masjid bersejarah jeddah
Masjid Usman bin Afan

Masjid bersejarah Jeddah memiliki keindahan tersendiri. Dari arsitektur sudah menggugah rasa keingin tahuan. Jika anda bertraveling baiknya anda mengikuti info ini. Kota lama Jeddah sudah hidup dijaman kejayaan Islam kuno.

Ketika masa Khalifah Usman bin Afan, tahun 26 Hijriyah (647 M), Beliau menjadikan Jeddah pusat pelabuhan, sekaligus pusat perdagangan di Mekkah. Kota Jeddah memiliki banyak monumen dan gedung bersejarah, termasuk beberapa masjid bersejarah Jeddah.

Nama- nama mesjid tersebut antara lain, masjid Usman bin Afan, masjid Al Basha, Masjid Akkash, masjid Al Mi’maar, masjid Jaffalin, dan masjid Hanan Anani.

Pintu utama kota lama Jeddah ada dua: Satu pintu menuju Kota Mekkah sebagai pusat. Sedangkan pintu kedua menghadap ke lautan. Tentu mengingat bahwa Kota Jeddah merupakan pintu utama. Kalau melihat sejarahnya menjadi pusat perlindungan dari penjajah.

Info Masjid- Masjid Bersejarah Jeddah Lama

Mereka yang datang dari lautan menuju Kota suci Mekkah. Harus menghadapi sebuah tembok pertahanan yang dibangun Pangeran Malmuk. Terdapat dua menara perlindungan, yang mana terdapat pintu- pintu yaitu Bab Mekkah, Bab Al Madina, Bab Al Sharif, Bab Jadeed, Bab Al Bint, dan Bab Al Mughrib.

Bagi Umat Muslim yang betraveling ke Saudi Arabia. Tidak akan nyaman tanpa melakukan Ibadah sebanyak mungkin. Disana keindahan kota lama Jeddah sudah cukup menyenangkan. Masjid- masjid bersejarah Jeddah memiliki keindahan artistik.

Berikut profil Masjid bersejarah Jedda lama wajid didatangi

1. Masjid Usman bin Afan

Masjid besejarah Jeddah ini disebut sebagai kayu hitam. Sejarahnya sudah disebut oleh Ibn Battuta dan Ibn Jabar. Kenapa disebut Masjid kayu hitam atau ebony disana. Ini karena terdapat dua tiang kayu hitam di sana.

Terletak di Harat Al Mathloum, dimana ada satu menara raksasa dan dibangun pada sembilan dan sepuluh tahun Hijriah.

2. Masjid Al Pasha atau Al Basha

Dibangun oleh Bakr Basha, terletak di Harat Al Sham, yang mana gubernur Jeddah pada 1735 AD. Menaranya membuat lendmark sendiri berarsitektur unik. Konsep arsitektur tidak terubah dari 1978 AD, dimana ketika masjid dihancurkan maka dibangun kembali di tempat sama.

3. Masjid Al Mi’mar

Masjid bersejarah Jeddah ini terletak di Jalan Al Awai, di sebelah barat Harat Al Mathloum. Didirikan oleh Mustafa Mimaar Basha pada 1384 Hijriah. Kondisi masjidnya bagus sampai sekarang, tidak mengalami perubahan dan terbuka untuk Jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *