Sejarah Kelaparan di Arab Saudi Terburuk Sepanjang Masa

sejarah kelaparan di arab saudi

Mungkin anda tidak akan percaya cerita ini: Sejarah kelaparan di Arab Saudi. Bukan hanya kekurangan makan, tetapi menjadi yang terburuk sepanjang masa. Pasalnya bahkan orang terpaksa mengkonsumsi makanan haram.

Dalam sejarah kelaparan di Arab Saudi, diberinya nama “Tahun Kelaparan”. A “Year of Hungry” atau tahun kelaparan terburuk sepanjang masa. Deputi Gubernur Riyad, Mohammad bin Abdul- Rahman, menceritakan kepada Arab News.

Tujuannya menjadi pengingat bagi orang Arab Saudi agar menyadari. Karena menurut penelitian terkini Arab Saudi membuang- buang. Mereka menduduki peringkat tertinggi diantara negara. Di dunia mereka tercatat membuang banyak makanan sisa.

Kenapa harus sisa jika anda bisa memakan secukupnya, sesuai kebutuhan kita? Bukankah Allah tidak menyukai sesuatu yang mubazir.

Sejarah Terburuk Sepanjang Masa Saudi Arabia

Apakah ini sebuah mitos tentang negara tempat dua Kota Suci. Cerita- cerita terkesan aneh jika dibandinkan penduduk sekarang. Bayangkan negara ini tidak bisa memberi makan sama sekali. Bahkan antara yang kaya dan miskin sama- sama sulit makan.

Penduduk bahkan mulutnya kering karena lapar. Dapat makanan untuk mengisi mulut sungguh beruntung. Tidak sedikit meninggal karena mencari makan. Tahun kelaparan terjadi pada 1909, yang banyak penduduk Saudi ceritakan turun- temurun.

Adalah tahun Saudi hanya makan sekali ketika Idul Adha dan Idul Fitri. Salah satu saksi mata, seorang mantan tentara, Mohammad Mousa yang berumur 80 tahun lebih. Mencertikan bagaimana satu roti, air mineral, dan sayuran menjadi andalan sehari- hari.

Untuk minum susu hanya sedikit diambil dari kambing. Tahun itu susu, keju, atau bahkan teh, merupakan makanan mewah untuk dimakan. Seorang Imam Masjid, Khamees Al Zahrani bercerita kembali tentang sekelompok orang, yang ada di ratusan tahun lalu.

Menurut ceritanya mereka bersama mencari makanan. Apapun yang terjadi harus menemukan makan. Walaupun yang mencari akan meninggal diperjalanan. Sisanya harus bertahan hidup mendapatkan makanan.

Cerita Horor Sejarah Kelaparan di Arab Saudi

Hingga datang seorang wanita bersama anak laki- lakinya. Mereka kelaparan dan meminta perlindungan. Sekelompok orang yang kesemuanya laki- laki tersebut. Mereka menerima kedatangan wanita dan anak laki- lakinya yang berumur 14 tahun.

Seorang laki- laki dari kelompok awalnya menolak. Karena meyakini satu diantara mereka akan mati. Jika ditambah sang wanita dan anak laki- lakinya. Lalu wanita tersebut meyakinkan dirinya siap mati. Asalkan anaknya tetap hidup dan selamat hingga akhir.

Tiga hari sudah tidak ada makanan ditemukan. Untuk bertahan hidup satu dari laki- laki memiliki ide gila. Bunuh anak laki- laki tersebut dan kita makan dagingnya. Seorang laki- laki lagi menolak tegas untuk melakukan pembunuhan.

Satu laki- laki lain mendorong ide pembunuhan tersebut. Diantara kekalutan kelompok tersebut tiba- tiba muncul. Seekor anjing wanita bersama enam orang anaknya. Mereka bergembira dan melupakan soal anak laki- laki itu.

Mereka membunuh anjing dan enam anaknya. Dikuliti dan dibakar untuk dimakan dagingnya. Mereka yang kenyang melanjutkan perjalanan bertahan hidup. Al Zahrani menceritakan cerita horor lain sejarah kelaparan di Arab Saudi.

Cerita tentang seorang wanita yang menikah karena makanan. Asalkan dia mendapatkan makanan, wanita tersebut rela dinikahi. Semua untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. Inilah kisah kelaparan yang tidak terbayangkan oleh masyarakat Saudi sekarang.

Eta’am, Organisasi milik Raja Abdul Aziz, yang bertujuan mengedukasi masyarakat Saudi. Mereka menyebarkan cerita tentang tahun kelaparan. Memberikan kesadaran untuk tidak membuang- buang makanan.

Menteri Tenaga Kerja dan Sosial, Abdul Rehman Al Mutairi, dan banyak pengusaha terkemuka mendatangani kesepakatan. Persetujuan antar perusahaan untuk mendukung dana, upaya, dan tenaga menjalankan program keuangan menyangkut kelaparan.

Dalam pidatonya Direktur Eta’am, Amri bin Abdurrehman Al Berjas, menegaskan kejadian “year of hungry” merupakan pristiwa memilukan. Kelaparan juga bisa menyerang orang kaya maupun miskin. Al Barjas mengingatkan penelitian tentang makanan sisa yang dihasilkan masyarakat.

Al Barjas menyadari bahwa butuh pelajaran ekstra. Agar bagaimana mencari jalan positif untuk masalah ini. Mengingatkan membuang- buang makanan merupakan mubazir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *