Pelajaran Ibadah Haji Puncak Perayaan Besar Umat Muslim

hikmah berangkat haji

Berkunjung ke Mekkah apa hikmah Ibadah Haji bagi kita. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjanjikan surga bagi mereka yang beribadah Haji. Mereka yang Mabrur akan diberikan surga langsung. Sudah pasti terampuni dosanya dari lahir hingga mati nanti.

Tapi apakah semudah itu mendapatkan surga. Mendapatkan Mabrur maka harus ada pengorbanan. Kewajiban sekali seumur hidup ini haruslah disiapkan. Selain kesiapan materi juga mental untuk menjalankannya.

Ada mental untuk berubah menjadi lebih baik selepas pulang ke tanah air.Rasulullah ngisyaratkan bahwa ibadah Haji bukan sekedar jumlah. Apakah setiap tahun berangkat menghasilkan sesuatu. Tidak, jika anda tidak menghayati makna dibaliknya dan tiada hikmah Ibadah Haji jika tidak dimaknai.

Ibadah yang menjadi kesan dan pesan bagi Umat Muslim. Seseorang harus meresapi segala amaliyah dijalankan disana. Tiada Jihad sempurna, kecuali bagi Muslim beribadah Haji dengan mabrur. Jika anda menghayati maka anda akan menemukan hikmah Ibadah Haji.

Apa Hikmah Ibadah Haji

Hikmah adalah makna terkandung dalam meresapi. Bagaimana kita menghayati Ibadah Haji dari proses dan selesainya. Apa yang tersirat dibalik amalan syariat tersebut. Makna dari kata syariat sendiri ialah amalan zariah. Hakikat dari setiap amalan zariah adalah keberadaan Allah Ta’ala sendiri.

Seperti garam dilautan hakikat tidak terlepas dari syariat. Maka akan ada selalui hikmah Ibadah Haji, dibalik syariat Haji yang hakikatnya kembali ke Allah Ta’ala. Apakah seseorang selepas Ibadah Haji semakin dekat akan Rabb nya.

Rasulullah mengisyaratkan hikmah dibalik setiap ibadah

“Dapat menduduki kerajaan raja (penguasa),” HR. Abu Nu’aim dan Ibnu ‘Addi

Artinya kita telah menjadi raja akan diri kita. Menguasai nafsu kita, merendahkan diri didepat Nya, dan menjadikan Muslim lebih baik.

Tawakkal adalah hakiki ketika menjalankan Ibadah. Amalan zariah akan kembali ke yang menjalankan. Ambil contoh ketika anda memakai Ihram. Anda akan dilarang untuk membunuh binatang. Dilarang untuk merusak tanaman di Tanah Haram.

Maka mengajarkan kita bahwa Allah tidak menyukai kekerasan. Berarti hikmah dibaliknya adalah menjaga diri kita. Janganlah melukai walupun sedikit alam. Tidak hanya binatang bahkan tumbuhan harus kita perlakukan baik. Karena sesungguhnya hanya Allah pemilik semua dan atasas Nya segala larangan.

Inilah hikmah sesuatu yang tersirat dalam zariah. Dan masih banyak lagi anda dapatkan. Apakah hikmah Ibadah Haji akan kembali ke pemahaman pribadi. Setiap individu memiliki kemampuan menghayati berbeda.

Pengalaman setiap individu menghasilkan pembelajaran dan hikmat yang bisa dipetik sendiri. Bersabar, maka bersabarlah ketika menjalankan Ibadah Haji. Jangan lewatkan setiap kesempatan untuk beribadah. Juga jangan dilewati segala kesukaran ketika beribadah.

Ada hikmah dibaliknya jika anda yakini. Kesabaran sudah diuji ketika keberangkatan dan perjalanan menuju tempat peribadahan. Tidak mudah mendapatkan hikmah itu. Tanpa penghayatan maka tidak ada. Ketika anda menunggu di Bandara, pemeriksaan dokumen, kemacetan, dan lain- lain.

Harus bersabar ketika menemukan pelayanan diluar harapan. Pemeriksanaan yang bertele- teleh, apakah ada hikmah dibaliknya, tentu saja ada.

Hikmah Ibadah Haji Adalah Keseluruhan Proses

Lebih jauh mari kita membahas tentang hikmah Ibadah Haji. Berikut beberapa poin lain yang menjadi hikmah dibalik Ibadah Haji:

1. Ketika memakai Ihram merupakan tanda ketundukan. Semua orang berpakaian sama apapun pekerjaanya atau jabatannya. Memakai Ihram berarti meninggalkan keduniawian. Ketetapan untuk menatap kedepan dan ikhlas menyembah Allah Ta’ala.

2. Menjalankan Wukuf di Arafah berarti bersyukur dengan segala kekurangan. Bayangkan jutaan Umat Muslim bermalam seadanya. Meskipun banyak fasilitas tentu lebih nyaman rumah sendiri. Peluh keringat akan menjadi pengampunan dosa. Dinginnya malam di Arafah, Insha Allah anda akan mendapatkan kekuatan ketika kembali untuk lebih zuhud.

3. Ibadah Haji kita mengeluarkan biaya. Tidak sedikit mengorbankan lebih banyak dari kepemilikan. Bahkan ada yang menjual tanah untuk Haji. Karena mereka sadar bahwa harta hanyalah titipan. Allah adalah tempat kembali. Salah satu caranya ialah melalui beribadah Haji ke Baitullah, rumah Allah.

4. Didalam ada kesyukuran atas semua diberikan Allah. Perjuangan akan menempa mental kita setelah fisik ditempa dengan geografis berbeda. Tanpa mempedulikan keadaan penuh sesak akan manusia. Melihat jutaan orang bermunajad, Insha Allah, air mata akan menetes akan kebesaran Rabb kita atas jiwa dan raga.

5. Menjalankan Ibadah Haji melepaskan segala beban. Harusnya sudah tidak ada kecintaan akan duniawian. Selepas Haji harusnya sudah semakin taat beribadah. Semakin bijak dalam mengambil keputusan karena orientasinya akhirat. Jamaah sepulang Haji harusnya menjadi lebih bersemangat belajar tentang Islam dari Al- Quran dan Hadists Rasulullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *