Perjalan Haji dari Mekkah, Mina, Padang Arafat, Muzdhalifa

tips perjalanan haji

Artikel tentang perjalanan Haji terlengkap. Tips Haji yang perlu kamu ketahui setelah sampai di sana. Bagaimana keadaan Cuaca saja sudah membutuhkan energi ekstra. Dari perjalanan Haji dari Mekkah, Mina, Padang Arafat, sampai Muzdhalifa.

Pertama kita mulai dari perjalanan Haji dari Mekkah. Masuk ke Mekkah bersiaplah untuk bersabar akan segala hal. Perhatikan langkah anda dan junjung aturan tanah dipijak. Ada ribuan pintu gerbang menyambut anda ketika perjalanan Haji dari Mekkah.

Pintu Masjidil Haram yang ribuan akan membuat kagum. Tingginya bangunan, bersihnya lantas, dan lain- lain. Disinilah anda butuh kesabaran jangan terburu- buru. Jika kamu salah masuk gerbang baik di Mekkah maupun Madinnah, anda harus siap berjalan 1- 2 km ekstra untuk kembali.

Gerbang terbaik adalah nomor 84 dan 85. Untuk Ibadah Sholat dari Isya hingga Sunnah Dhuha. Alasannya karena dari sini langsung terlihat Ka’bah. Gerbang nomor 79 atau Malik Fahad, jarak pandang ke Ka’bah jauh hingga perjalanan untuk Sholat Jamaah akan susah.

Perjalanan Haji dari Mekkah

Ada dua tanda gerbang yakni lampu merah dan hijau. Jika warna merah gerbang sudah penuh sesak, dan anda jangan memaksa. Pasalnya anda bisa bertemu arus lain yang mencoba. Anda mencoba masuk tetapi gagal akan bertemu Jamaah lain mencoba.

Alhasil akan ada benturan antar Jamaah dan ini bisa berbahaya. Posisi sulit karena ketika tanda merah nyala, berarti anda harus siap disuruh putar balik.

Untuk yang mencari lift di Mekkah agar mudah. Masjidil Haram menyediakan tiga lift besar. Yang terletak pertama di pintu masuk Safa, atau dekat gerbang nomor 5. Ini tidak ramai menurut artikel kami baca. Karena kebanyakan orang tidak tau tempat ini.

Mungkin anda bisa mencoba tetapi cobalah bertanya ke pihak travel. Kemudian kedua, lift dari masuk Aziza atau dekat gerbang 1. Ini lebih kecil dibanding yang terbesar di Safa. Katanya lebih banyak yang tau dibanding dari Safa.

Dar Marwa akan ada satu lift terbesar. Inilah lift terakhir dan kebanyak orang tidak sadar. Kemudian ada rangkaian layanan kursi roda. Dimana sangat membantu untuk Jamaah disabilitas. Anda bisa membaca artikel lengkapnya disini.

Perjalanan Haji dari Mina

Jangan ragu untuk naik bis dari Mekkah ke Mina. Tenang saja perjalanan anda akan nyaman dan lancar. Tunggu transportasi anda dengan sabar dan perbanyak berdzikir. Jangan lupa membawa tanda pengenal ketika sudah tinggal di Mina, ketahuilah nomor tenda anda dan bawa kartu nomor tenda kemanapun.

Pihak keamanan akan mengecek setiap anda masuk. Perhatikan jalanan dan tanda nomor yang tersedia. Jangan membawa terlalu banyak makanan. Karena di Mina setiapnya sudah disediakan oleh penyelenggara Haji.

Beberapa penyelenggara Haji atau pihak travel, sudah menyediakan makan siang dan malam. Untuk lainnya berupa roti atau jajanan berat. Selain itu jika memilih makanan lainnya, harga makanan di Mina akan sedikit lebih mahal dibanding di Mekkah.

Mungkin akan ada masalah mengenai bilangan rakaat Sholat. Ini mengani apakah kita Qasar atau tidak Ibadah kita. Ada baiknya bertanya kepada pihak Imam Sholat. Jangan menjadi perbincangan di mulut ketika terjadi masalah seperti ini.

Jangan membuat masalah kecil ketika kita di Mina. Saran adalah jika Musafir maka lakukan Qasar. Walaupun sifatnya sudah ada tempat menetap. Apapun dilakukan selama Ibadah Haji dilakukan secara Qasar. Ini seperti dicontohkan Nabi Muhammad ketika menjalankan Ibadah Haji.

Beberapa Ulama mengatakan bahwa Nabi Muhammad berstatus Musafir. Hitunganya dari Mina bukanlah satu perjalanan dari Haji. Mina merupakan keseluruhan perjalanan panjang Ibadah tersebut. Sejarahnya Nabi Muhammad melakukan Sholat dua Rakaat ketika tiba di Mina pada waktu Ashar.

Perjalanan Haji dari Padang Arafat

Bawalah barang bawaan seringan mungkin dari Mina. Karena pada hari berikutnya anda akan balikĀ  ke Mina. Dimana dari Mina ke Arafat, atau ke Muzdalifa dan kembali ke Mina berjalan kaki. Bawalah makanan ringan dan utamakan minuman, jus buah segara dan air putih untuk persediaan.

Air minum juga disediakan penyelenggara Haji. Mungkin air putih tidak terlalu banyak hingga berliter. Jabal Rahmat akan sangat ramai. Jangan memaksa kesana karena susah kembali. Berdoalah karena Rasulullah melakukan banyak doa, jangan sampai kehilangan kesempatan.

Perjalanan Haji dari Muzdhalifa

Antara 9- 10 Dzulhijah kemungkinan anda berangkat ke Muzdhalifa. Kemungkinan ketika Mahrib tiba masih dalam perjalanan. Jika berjalan kaki akan menempuh perjalanan biasa 6- 7 km. Jika melalui jalan pedestarian dari Arafat ke Muzdhalifa, perjalanan akan berjarak 100- 150 meter.

Ada banyak fasilitas minum dan toilet sepanjang perjalanan. Akan banyak penjual kaki lima menawarkan jus, air putih, atau makanan. Jika mencoba berhenti beristirahat, akan butuh waktu berkisar antara 2- 3 jam panjangnya waktu. Jalanan itu akan sampai ke Mekkah melalui Mina, jadi memang sangat panjang.

Perjalanan Haji dari Muzdhalifa ke Mina

Tidak ada bis khusu karena banyaknya Jamaah memadati. Karena semua orang akan bergerak ke Mina bersamaan. Kalaupun ada jangan berharap akan sampai ke tenda cepat. Ingatlah penanda berupa tiang petunjuk dengan tanda nomor, jadi kita bisa kembali ke tenda awal di Mina.

Pihak keamanan dan polisi tidak pandai B. Inggris. Mereka tak jarang tidak bisa membedakan arah. Maka akan sulit ketika anda mencoba bertanya arah. Petugas sukarelawan dari nagara kita mungkin sulit ditemukan.

Jika beruntung anda akan sampai di Muzdhalifa pada malam. Dan tinggal di Mina dari sana dengan perjalanan lebih mudah. Perjalanan Haji dari Padang Arafat, Muzdhalifa, dan Mina, merupakan satu pengrobanan dilakukan Jamaah Haji. Jadi bersabarlah atas nama Allah, agarĀ  anda mendapatkan balasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *