Pengertian Talbiyah, Waktu, dan Pelajaran Terkandung

bacaan doa talbiyah

Setiap rangkain Ibadah pasti memiliki makna terkandung. Pelajaran Talbiyah apa hikmah dikandung di dalamnya. Dimulai dari apa pengertian Talbiyah, merupakan cara menujukan sikap Tauhid kita terhadap Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Menurut Hadist yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah, bahwasanya Talbiyah adalah kalimat Tauhid. Menurut pengertian Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah. Bahwa kalimat tersebut menunjukan kepasrahan diri. Rasa pasrah akan Hikmah Allah, pengungkapan rasa Taat hanya kepada satu Tuhan manusia.

Labbaik Allãhumma labbaik. Labbaik lã syarĩka laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk lã syarĩka lak

(Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”(HR, Muslim 1218).

Pengertian Talbiyah dan Waktu Pelaksanaan

Seperti dijelaskan diatas bahwa pengertian Talbiyah, adalah kalimat Tauhid tentang penyerahan diri kepada Allah Ta’ala. Bacaan seseorang setelah niat Haji dan Umroh. Hukum Talbiyah sendiri adalah Sunah dibaca. Namun beberapa Ulama mewajibkan membaca Talbiyah ketika hendak Thawaf.

Dibaca setelah niat Haji dan Umroh, dibaca sampai ketika sebelum melakukan Thawaf ketika Umroh. Dan ketika Haji dibaca setelah niat sampai melontar Jumrah. Ketika Haji maka dibaca ketika memasuki Jumroh Aqobah pada 10 Dzulhijah.

Banyak Hikmah diambil dari bacaan Talbiyah. Ibnu Taymiyyah menjelaskan hakikat dibalik bacaan. Ini merupakan bacaan jawaban atas panggilan Allah. Tatkala Allah menyuruh mereka berhaji ke Ka’bah melalui lisan. Merupakan Syiar Islam ketika Jamaah Haji bersura menyebut nama Allah.

Apakah Hikmah bacaan Talbiyah kita panjatkan:

  1. Pentingnya Ikhlas: Bahwa Allah melalui Nabi Muhammad menjelaskan ilmu Ikhlas. Bahwa kita tidak boleh berhaji karena riya. Tidak boleh datang ke Mekkah karena Sum’ah. Melalui rasa Ikhlas maka mudah bagi kita menyesali kesalahan, dan kembali ke jalan Nya.
  2. Kejujuran dalam beribadah: Memenuhi panggilan Allah menyempurnakan Agama. Disini kejujuran kita diuji apakah benar ke Islaman kita. Apakah kita pasrah atas segala rangkaian Ibadah Haji. Melalui bacaan Talbiyah membuktikan melalui lisan dan perasaan secara langsung.
  3. Pentingnya rasa takut: Dengan Talbiyah berarti menunjukan rasa takut kita. Bukan cuma karena dosa tetapi juka takut kehilangan. Perasaan takut kehilangan kasih sayang Allah Ta’ala. Takut bila kalimat Talbiyah terpanjat bukan dimulut saja.

Ali bin Husein mengungkapkan ketakutan akan hal tersebut. Dimana dalam kalimat Talbiyah, Beliau takut kalau Allah tidak memanggil. Semua rutinitas Ibadah Haji menjadi sia- sia. Allah tidak pernah memanggil Beliau dan semua hanya kesia- siaan.

Bagaimana agar Talbiyah diterima oleh Allah, hendaklah sumber biaya Haji datang dari harta halal dan meminta ampun. Mintalah ampun akan segala dosa walaupun terkecil. Mengucapkan kalimat ini berarti siap untuk menyelesaikan Ibadah Haji hingga selesai.

Allah akan menjawab ucapan anda jika jujur. Ketika anda berkata bahwa memenuhi panggilan Allah. Maka berarti sudah bersiap akan konsekuensinya. Disisi lain jika Haji anda Mabrur maka Insha Allah mendapatkan Surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *