Haji Ketika Usia Muda Siapa Takut

haji ketika muda

Bayangkan diri anda berada di Tanah Suci. Sungguh Haji ketika usia muda sangat menguntungkan. Anda telah menyelesaikan kewajiban kepada Allah SWT. Di usia muda sudah berinvestasi akhirat paling menguntungkan, jika anda merasa belum Mabrur maka berangkatlah kembali.

Yakinlah Allah akan mengakomodasi keinginan kamu. “Bersegeralah kalian dalam menunaikan Haji -yakni Haji wajib- karena seseorang tak akan tau apa yang menimpanya,” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Berangkat Harus Ikhlas

Banyak orang ingin berangkat tetapi sebatas keinginan. Tidak ikhlas untuk menjalani kesempurnaan Iman. Usia muda membuat kamu ragu akan berangkat dan menunda- nunda. Haji ketika usia muda siapa takut, anda harus ikhlas dan mulai menabung dari sekarang.

Niatkan untuk menyempurnakan Ibadah, bukan sekedar pangkat. Nama Haji didepan nama anda bukanlah patokan. Ini justru membebani keikhlasan anda. Berangkat di usia muda berarti harus siap meninggalkan pekerjaan. Tidak jarang anda juga harus meninggalkan keluarga di tanah air.

Maka persiapkan sejak dini Ibadah anda. Ikhlaskan pekerjaan yang penting menunggu kehadiran anda. Lupakan sejenak keinginan membeli barang- barang mewah. Fokus menabung dan mendaftar sejak dini, biar terdaftar dan siap berangkat tahun ini.

Meraih Surga

Ibadah diluar Rukun dan Syarat juga tidak kalah pentingnya. Anda yang menjalankan Sholat tepat waktu, Qiyamul Lail, Dzikir dan Sholawat, dan sedekah adalah yang dicintai Allah SWT.

Haji Mabrur merupakan impian semua Jamaah. Setelah hati anda ikhlas meninggalkan urusan dunia. Maka anda harus bersiap meraih surganya kelak. Maka dari tanah air, sejak dini, anda harus mulai memperbaiki dan memperbanyak Ibadah anda.

Dari Abi Hurairah ra berkata, saya dengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa berhaji karena Allah, lalu ia tak rafats (berbantah-bantahan) atau fasik maka ia akan kembali seperti di hari ia dilahirkan oleh ibunya. (HR Bukhari).

Niatkan hati untuk ikhlas beribadah karena Allah Ta’ala. Jangan hanya mengejar Surga, anda yang harus mengejar Ridho -Nya. Tetapi berserah diri, karena sesungguhnya Allah lah sang pemiliki Surga.

Menabung dari Harta Halal

Ketika anda telah ikhlas akan dunia dan akhirat. Ketika Ibadah anda hanya untuk Allah Ta’ala. Insya Allah, Surga telah menunggu anda, dan yakinlah segala kesusahan untuk membiayai Haji akan dimudahkan. Ingat gunakan harta halal untuk membiayai anda berangkat.

Banyak orang diberangkatkan dibiayai dermawan, mendapatkan undian yang halal, mendapatkan warisan. Jangan biayai keberangkatan anda dengan berhutang Bank.

“‚Ķjika ia pergi (haji) dengan harta yang haram, lalu diletakkannya kakinya pada sanggurdi dan ia mengucapkan, “Labbaik”, maka seseorang dari langit akan menyerukan kepadanya, “Tidak diterima kunjunganmu dan tidak berbahagia keadaanmu! Perbekalanmu haram, perbelanjaanmu dari harta yang haram, maka hajimu mengakibatkan dosa, jauh dari pahala.” (HR Ath-Thabrani).

Berdoa Kepada Allah

Anda sudah mengikhlaskan urusan dunia, hati anda sudah ikhlas bahwa Surga hanya milik -Nya. Ibadah Haji anda juga dibiayai oleh harta Halal. Tingga berdoa kepada Allah mengenai segalanya. Mintalah urusan dunia, minta Surga -Nya, dan jagan sedetikpun berhenti memikirkan -Nya.

Dzikir merupakan penghantar doa- doa anda. Ada kisah tentang Jamaah Haji, yang meminta lima permintaan; kelimanya dikabulkan Allah. Kenapa? Karena tiga hal diatas telah terpenuhi.

Haji ketika usia muda banyak hal bisa diminta. Mintalah kesehatan bagi orang tua selagi mereka hidup. Minta pengampunan selagi anda memiliki lebih sedikit dosa. Anda juga bisa meminta kesehata, hingga kelak bisa kembali bertemu Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *