Abu Bakar Meminta Maaf Kepada Umar bin Khattab

kisah abu bakar

Naik turun dalam persahabatan selalu dialami semua orang. Seperti Abu Bakar meminta maaf kepada Umar bin Khattab. Keduanya Sahabat baik saling menghormati satu sama lain. Tetapi perselisihan mungkin terjadi diantara keduanya. Inilah butuhnya sifat mengalah untuk memaafkan dan saling memaafkan diantara sahabat.

Siapakah Abu Bakar RA tentu anda sudah mendengar. Beliau lah Ash Siddiq atau yang membenarkan. Mengapa Beliau mendapatkan gelar tersebut? Karena sejak awal Nabi Muhammad SAW diangat Rasul; beliau membenarkan dan mengimani. Keyakinannya begitu kuat tanpa celah sekalipun mengenai kerasulan Nabi Muhammad.

Anda pasti tau pristiwa Isra Miraj, dimana Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Padahal jarak keduanya sangatlah jauh ribuan kilo meter. Untuk sampai diantara keduanya, untuk pulang perginya, normalnya dibutuhkan waktu 2 bulan lebih. Dan Abu Bakar mengetahui ini karena Beliau juga seorang pedagang.

Ketika penduduk Mekkah mentertawakan Nabi Muhammad. Bahkan waktu itu Umat Islam yang baru beriman ragu. Hanyalah Abu Bakar yang mempercayai Rasulullah hingga akhir. Ketika Rasul pergi meninggalkan mereka yang meragukannya, Abu Bakar menyusul dan meyakinkan Beliau bahwa dirinya percaya.

Sahabat Terdekat Rasulullah SAW

Abu Bakar menyusul Rasulullah dan mendengarkan cerita Beliau. Disana Beliau mendengarkan cerita tentang ciri- ciri Masjidil Aqsa. Setiap Rasul menceritakan bagian- bagian Masjidil Aqsa. Abu Bakar akan berkata, “engkau benar”. Setelah selesai Beliau berkata, “aku bersaksi bahwa engkau utusan Allah.”

Beliau yakin pristiwa Isra Miraj benar terjadi. Karena Abu Bakar sendiri pernah berkunjung ke Masjidil Aqsa. Melihat kesungguhan Abu Bakar mendengarkan ceritanya. Rasulullah berkata,”Dan engkau, wahai Abu Bakar adalah ash-shiddiq, yang benar dan dapat dipercaya.”

Suatu ketika terjadi perselisihan antara Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Keduanya saling berselisih paham. Masalah tersebut bahkan membuat Abu Bakar kesal karena Umar tidak memaafkannya. Dalam riwatanya tidak jelas permasalahannya apa. Tetapi Abu Bakar sadar kesalahannya dan akhirnya meminta maaf.

Ketika para Sahabat sedang duduk bersama Rasulullah. Tiba- tiba datang Abu Bakar RA dengan wajah kesal. Berjalannya agak berlari sembari menjinjing ujung pakaiannya sampai terlihat lutut. Meliat kedatangan Beliau, Rasulullah SAW berkata, “Sesungguhnya teman kalian ini sedang kesal maka berilah salam atasnya.”

Abu Bakar berkata, “wahai Rasulullah, antara aku dan Ibnu al-Khattab terjadi perselisihan”

“Maka aku segera mendatanginya untuk meminta maaf, kumohon padanya agar memaafkan aku namun dia enggan menerima permohonanku,” ucap Abu Bakar meminta maaf kepada Umar bin Khattab.

Rasulullah SAW yang mendengarnya, kemudian berkata,”semoga Allah mengampuni mu, Abu Bakar”

Disisi lain, Umar bin Khattab yang merasa menyesal mencari- cari Abu Bakar. Dari rumahnya tidak ditemukan keberadaan Abu Bakar dimana. Menurut keluarganya Beliau belum tiba di sana. Segera Umar bin Khattab pergi untuk menemui Rasulullah dan bertemu Beliau dengan Abu Bakar.

Abu Bakar meminta maaf kepada Umar bin Khattab

Melihat Umar bin Khattab datang ke tempat pertemuan. Wajah Rasulullah yang ceria berubah marah. Apa yang akan dilakukan Abu Bakar kemudian? Beliau justru mengkhawatirkan keadaan Umar bin Khattab. Tidak ada saling menuduh atau perdebatan tidak berguna. Abu Bakar langsung berucap membela Sahabatnya Umar bin Khattab.

“Wahai Rasulullah, dami Allah, akulah yang berbuat dzalim,” ucap Abu Bakar justru membela Umar bin Khattab. Beliau merasa bersalah kalau- kalau Nabi Muhammad memarahi Umar. Padahal semua itu karena kesalahannya sendiri bukan Umar.

Walaupun membela Umar bin Khattab sekuat tenaga. Rasulullah tetap menegur Umar bin Khattab. Kenapa karena Beliau merupakan Sahabat yang menemaninya dari awal. Berikut cuplikan Hadist nya yang menjelaskan kenapa Rasulullah membela Abu Bakar.

“Sesungguhnya aku telah diutus kepada kalian, tetapi kalian hanya mengatakan, ‘Engkau telah berbohong!’ Sementara, Abu Bakar telah berkata ‘benar’, juga teiah melindungiku dengan jiwa dan hartanya. Apakah kalian akan menyerahkan sahabatku ini kepadaku (untuk dihukum)?” (HR Bukhari)

Kenapa Rasulullah begitu membela Abu Bakar RA. Karena Beliau memiliki Akhlak yang baik. Beliau mempercayai Rasulullah dengan segenap jiwa dan raganya. Maka Rasulullah ingin mengajak Sahabat untuk menghormatinya. Adapaun permasalah antara keduanya telah selesai. Dan Abu Bakar RA sudah meminta maaf dan menyesalinya.

Abu Dardah dalam riwatnya mengatakan: Semenjak kejadian tersebut, tidak pernah lagi Abu Bakar disakiti oleh Sahabat lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *