Penulis Al Quran Madinah Syeh Uthman Taha

penulis al quran arab saudi

Siapakah penulis Al Quran Madinah Syeh Uthman Taha. Taukah anda bahwa Al Quran anda mungkin tulisan tangan. Dibuat dengan kehati- hatian selama kurun waktu lama. Siapakah mereka yang memiliki kemampuan ini. Sudah menjadi pengetahuan turun temurun di Saudi Arabia. Utamanya anda yang membaca Mushaf Madinah.

Dibuat dengan kemampuan yang butuh waktu. Hingga mendapatkan gelar Syeh dalam penulisan kaligrafi. Walaupun tampaknya seperti komputer sebenarnya itu adalah tulisan tangan. Bukan beberapa tetapi kebanyakan yang berada di Saudi Arabia. Kebanyakan ditulis oleh sosok penulis Al Quran Madinah Syeh Uthman Taha.

Dikenal satu yang terbaik diantara beberapa yang lain di Saudi. Syeh Uthman Taha kelahiran 1934 di Alepo, Suriah. Beliau memang tertarik akan dunia tulis menulis kaligrafi. Oleh karenanya dia belajar intensif dengan seorang guru. Beliau lah master bidang Kaligrafi Arab, yang mana sangat terkenal dan bernama Syeh Musa Azmi.

Guru Kaligrafi Terbaik di Dunia

Nama Syeh Musa Azmi dikenal sebagai yang terbaik di dunia. Beliau dikenal memiliki beberapa murid. Salah satunya Syeh Usthman Taha, yang kemudian melanjutkan sebagai penulis kaligrafi dunia. Syeh Musa Azami berasal dari Turki, dan memiliki institut yang menjadi tempatnya mengajark seni ini ke masyarakat.

Syeh Usthman Taha mendapatkan ijasahnya di sini. Tahun 1988 Beliau kemudian pindah ke Arab Saudi. Beliau mampu membuat semua orang kagum akan skillnya. Hingga Raja Fahd menunjuknya untuk menulis Al Quran. Satu Mushaf asli membutuhkan waktu 3 tahun untuk selesai. Butuh beberapa tahun lagi untuk membaca mengoreksi tulisannya.

Satu tahun tambahan untuk memastikan Mushaf selesai. Penulis Al Quran Madinah Syeh Usthman Taha. Dalam 18 tahun karirnya menghasilkan 14 kitab Al Quran. Empat kopian aslinya ditaruh di King Fahd Complex. Dan jutaan kopian dari tulisannya telah disebarkan ke seluruh dunia. Gratis. Jika kamu punya Mushaf Madinah, maka mungkin anda memiliki hasil tangan Beliau.

Subhanallah. Beliau mendapatkan pahala untuk setiap kata dari tulisannya. Semoga Allah SWT memberikan Beliau umur panjang dan kekuatan untuk melanjutkan tugasnya. Semoga Allah memberikan kita, atau salah satu dari penerus kita kemampuan yang sama, menulis Ayat- Ayat Al Quran dengan indah untuk didakwahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *