Jangan Menunggu Panggilan Berangkat Haji

niat berangkat haji

Apakah masih berpikir untuk menunggu panggilan. Jangan menunggu panggilan berangkat Haji. Apakah anda orang yang ketika ditanya, “kapan mau berangkat Haji?” atau “kapan Umroh?”. Dan anda menjawab nanti menunggul panggilan?

Namun apakah alasan tersebut menjadi alasan dibenarkan. Wallahu A’laam. Kami juga mendapatkan kisah yang sama dari Jamaah kami. Beragam kisah dilontarkan ketika diberi kesempatan. Padahal sekarang kita bisa menabung untuk berangkat.

Tidak sedikit pula memiliki kisah yang menginspirasi. Mereka yang bisa berangkat ke Baitullah dengan perjuangan. Prinsipnya mereka inilah yang berhasil ke Baitullah, adalah mereka yang memiliki tujuan dan bekerja keras untuk itu.

Berhaji adalah Niat dan Perjuangan

Alkisah seorang wanita penjual lontong yang berumur 68 tahun. Wanita yang bernama Rumiyem, asal Sumatera Utara. Ia menabung sampai 25 tahun agar bisa berangkat ke Baitullah. Rumiyem menabung hingga menjadi Jamaah Haji di 2013 silam.

Cerita lainnya bernama Pak Abdullah hanya tukang becak. Penghasilannya cuma Rp.15 ribu- 20 ribu per- hari. Setiap bulannya dia mendapatkan gaji dibawah UMR buruh. Usianya 65 tahun menabung dan akhirnya berangkat di 7 Otober 2013 silam.

Jika anda berpikir bahwa Haji adalah panggilan manusia. Bahwa itu adalah panggilan dari Nabi Ibrahim. Atau anda berpikir bahwa itu adalah panggilan dari Rasulullah SAW. Jawabannya itu bukan panggilan melainkan perintah untuk dijalankan.

Semua manusia bukan hanya yang Muslim mendapat panggilan. Mereka yang beriman kepada Allah akan datang. Bukan menunggu tetapi berniat untuk mendatangi Allah. Berhaji adalah wujud keimanan kepada Allah itu sendiri.

Maka mereka yang datang akan mendapatkan keistimewaaan. Merela lah yang diberi nama Dhuyuuf Al Rahmah. Atau dalam artinya tamu dari Allah yang Maha Pengasih. Anda lah yang datang untuk mendapatkan kasih dan bertamu.

Selama ada niat kaki anda akan melangkah ke rumah Allah. Anda akan datang memenuhi kawajiban anda. Apalagi jika anda mampu menyisihkan uang setiap bulannya. Jangan menunggu sampai punya banyak uang, mulai lah menabung.

Uang bukanlah cara anda sampai ke Ka’bah. Melainkan niat untuk bisa berangkat ke sana. Sekarang berbagai kemudahan telah diberikan dari pemerintah atau swasta. Travel APM juga memberi cara menabung untuk berangkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *